Ambil 47 Unit Handphone Senilai Rp 58 Juta, Tak Bayar Dibekuk Polsek Cisoka



AS, tersangka penipuan atau penggelapan modus beli handphone

KAB TANGERANG | BantenLink — Entah apa maksud AS, (36), membeli sebanyak 47 unit handphone baru berbagai merek seharga Rp 58 Juta tapi tidak membayar barang yang diambilnya kepada penjualnya.

Akibat perbuatannya, warga Desa Munjul Kecamatan Solear itu, dilaporkan Edi Antono, (38), selaku pedagang toko handphone Sejati ponsel, di jalan raya Cisoka-Tigaraksa, Kabupaten Tangerang pada polisi.

Jajaran Polsek Cisoka di bawah komando AKP Uka Subekti SH, dengan Kanit Reskrim IPTU Sitta M Sagala SH, beserta empat orang anggotanya pun akhirnya membekuk tersangka penipuan atau penggelapan itu.

“Ya, kami mengamankan AS berdasarkan laporan korban Edi Antono dengan LP Nomor LP /23/K /VII/2018/Sek Csk. Tanggal 30 Juli 2018, pada hari Sabtu, 7 Juli 2018. Penangkapan terkait dugaan penipuan dan atau penggelapan,” ungkap Kapolsek Cisoka, pada bantenlink.com, Rabu (1/8/2018).

Disebutkannya, pada 30 Juli 2018 sekitar jam 13.30 WIB, AS mendatangi toko Sejati Ponsel milik korban Edi Antono untuk membeli 47 unit handphone baru berbagai merek, seharga Rp 58 juta.

Namun AS tidak langsung membayar handphone yang dibelinya tersebut. Dan Edi Antono percaya saja saat AS berjanji akan datang ke toko lagi pada malam hari untuk membayarnya.

“Tapi setelah korban menunggu pelaku pada malam hari, yang bersangkutan tidak datang-datang dan menghilang,” imbuh Uka Subekti.

Edi Antono, kata Kapolsek Cisoka lagi, akhirnya melapor ke Polsek Cisoka dengan membawa bukti sebanyak 7 lembar kwitansi pembelian 47 handphone itu, serta mendatangkan dua saksi, yakni Nur Ilham (33) dan Jaenudin (23 ) yang merupakan karyawannya.

“Atas perbuatan AS dalam perkara penipuan dan atau penggelapan inu, tersangka kami jerat dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHPidana,” tandas Kapolsek Cisoka.

EDY TANJUNG

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply