Yuk ke Tempat Ngetop Korea, Makanan Halalnya Banyak Diskon Lho!



Makanan halal korea

Halal Food Festival

SEOUL | BantenLink — Korea Tourism Organization (KTO)) yang dipimpin, akan menggelar acara promosi Halal Restaurant Week dari 16 Agustus-14 Oktober, selama 60 hari, dalam rangka menarik lebih banyak wisatawan Muslim ke Korea. Menurut Ketua KTO, Ahn Young-bae, saat ini kalangan Muslim menjadi segmen wisatawan yang berkembang di industri pariwisata Korea.

Dikatakannya, Halal Restaurant Week atau halal food festival adalah acara promosi tahunan yang ketiga di Korea sejak pertama kali diluncurkan pada 2016. Acara ini dirancang untuk memberikan potongan harga dan beragam keuntungan lainnya bagi wisatawan asing termasuk kaum Muslim.

“Ketika wisatawan mengunjungi sejumlah restoran pemeluk agama Islam dapat menikmati masakannya. Sejumlah restoran ambil bagian dalam program yang ditentukan KTO ini. Selain itu, para wisatawan juga dapat mengunjungi beberapa objek wisata terkemuka dan experience program,” ungkapnya.

Ditambahkannya, Halal Restaurant Week Korea tak hanya memberikan promosi diskon yang biasa kepada wisatawan asing, namun juga menjadi program kehumasan untuk infrastruktur di Korea yang dapat dinikmati kaum Muslim. Bahkan, kebanyakan wisatawan Muslim yang mengunjungi Korea biasanya menemui kesulitan akibat terbatasnya restoran yang dapat dipercaya menyajikan kuliner halal atau makanan yang dapat disantap tanpa perlu merasa khawatir.

“KTO sendiri tengah membangun reputasi Korea sebagai tujuan pariwisata yang ramah bagi kaum Muslim dengan menyediakan informasi dan beragam program bermanfaat tentang sejumlah restoran tepercaya kepada para wisatawan asing,” imbuh AHN.

Lebih jauh katanya, tahun ini secara keseluruhan ada 147 mitra kerja atau123 restoran yang dapat dinikmati kaum muslim, 24 objek wisata terkemuka dan experience program. Bertambah sebanyak 27 mitra dari tahun sebelumnya. Mereka akan bergabung dalam acara promosi tersebut dan akan melayani wisatawan asing termasuk kaum muslim untuk berkesempatan meraih diskon dan manfaat lainnya selama periode promosi berlangsung.

“KTO akan mengedarkan buku kupon Halal Restaurant Week Korea melalui sejumlah kantor cabang yang terletak di Singapura, Kuala Lumpur, Jakarta, Bangkok, New Delhi, Dubai, Istanbul dan Almaty. Buku kupon ini termasuk kupon diskon senilai 3.000KRW dan 10.000KRW yang dapat dipakai di sejumlah restoran tertentu yang dapat dinikmati kaum Muslim, objek dan kegiatan wisata lainnya,” katanya lagi.

Tahun ini, lanjutnya, secara khusus ada lebih dari 30 restoran Muslim-friendly yang melayani beberapa menu istimewa yang sudah disiapkan sebelumnya. Para wisatawan asing dapat menggunakan kupon senilai 10.000KRW itu untuk bersantap di sana. Kupon diskon tersebut dapat diunduh dengan mudah di situs resmi dan tersedia versi komputer desktop dan perangkat seluler.

“KTO juga akan menggelar 2018 Halal Food Festival, acara pertama yang membuka rangkaian Halal Restaurant Week Korea, di Hall A in COEX di Distrik Gangnam-gu, Seoul selama tiga hari dari 16-18 Agustus. Selama acara itu, beberapa juru masak Muslim memperagakan kegiatan memasak dan mengadakan kelas memasak agar masyarakat dapat mempelajari bagaimana membuat perpaduan makanan halal ala Korea. Acara memasak itu akan menjadi agenda utama. Dalam periode yang sama, ajang Halal Trade Expo Korea, pameran dagang industri halal, akan diadakan secara berbarengan dan beberapa program seperti pertemuan bisnis untuk segmen industri halal dan acara kebudayaan, juga akan dipersiapkan. Bagi yang berminat menghadiri festival ini dapat mendaftarkan diri untuk mendapat tiket gratis sedari awal melalui situs resmi,” beber Ahn.

Prapendaftaran Kelas Memasak
Halal Trade Industry Expo

KTO juga menjalankan beragam kegiatan pemasaran untuk memperluas dan mendiversifikasi pasar pariwisata inbound, menaruh perhatian bagi nilai strategis pasar wisatawan Muslim. Menurut 2018 Global Muslim Travel Index, sekitar 1,8 miliar wisatawan Muslim di dunia kelak membukukan belanja liburan sekitar USD 300 miliar pada 2026. Perkiraan ini menegaskan nilai strategis mereka secara khusus bagi pariwisata inbound untuk tiap negara. Bahkan, jumlah wisatawan Muslim ke Korea telah bertumbuh dengan stabil sekitar 990.000 orang pada 2016, hingga hampir 1 juta orang. Pangsa pasar mereka di sektor pariwisata inbound Korea telah bertumbuh stabil di tingkat 6,5%.

KTO pun berupaya memperluas infrastruktur demi menarik lebih banyak wisatawan Muslim seperti menunjuk sejumlah restoran Muslim-friendly serta ruang ibadah yang banyak dibangun di berbagai objek wisata yang digemari, fasilitas transportasi dan akomodasi di seluruh Korea. Untuk meningkatkan kepuasan wisatawan Muslim di Korea, KTO terus mengembangkan beberapa tur khusus berdasarkan kebudayaan Korea dan menambah berbagai konten bernilai tambah yang tinggi, seperti K-Drama, K-Pop dan medical tourism. Lewat berbagai upaya ini, KTO bertekad mewujudkan target jangka menengah dan panjang, yakni mendatangkan lebih dari 1 juta wisatawan Muslim per tahun dengan menaikkan kiprah Korea sebagai salah satu tujuan Muslim-friendly di dunia.

Link PR

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply