Ini Statement KPK Soal OTT Tentang Jual Beli Fasilitas di LP Sukamiskin



Logo Komisi Pemberantasan Korupsi


JAKARTA | BantenLink — Inilah statement KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait OTT (operasi tangkap tangan) mengenai adanya jual beli fasilitas di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Jawa Barat.

Berdasarkan info pengaduan masyarakat KPK melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan terhadap kasus penerimaan hadiah atau janji terkait pemberian fasilitas, perizinan, ataupun pemberian lainnya di LP Kelas 1 Sukamiskin sejak April 2018 hingga melakukan operasi tangkap tangan.

Dalam operasi ini KPK mengamankan WH (Kalapas Sukamiskin), HND (staf WH), FD (Napi kasus korupsi), AR (Napi kasus pidana umum), DA (istri WH), dan IK (istri FD).

Dalam proses penanganan perkara ini ditemukan pula dugaan penyalahgunaan fasilitas berobat narapidana. KPK mengingatkan agar pihak rumah sakit, dokter atau tenaga kesehatan tetap menjaga profesionalitasnya dalam menjalankan profesi.

KPK sangat menyesalkan peristiwa kali ini, karena seakan membuktikan sebagian rumor dan informasi yg berkembang terkait sel mewah koruptor di Lapas Sukamiskin, “jual beli kamar”, “jual beli izin” hingga narapidana dpt keluar masuk lapas.

Hal ini semestinya menjadi perhatian bersama. Keseriusan Kementerian Hukum dan HAM untuk melakukan perbaikan secara mendasar menjadi keniscayaan.

Ketika tim KPK masuk ke Lapas Sukamiskin, tim melihat sejumlah sel memiliki fasilitas-fasilitas berlebihan yg berbeda dengan standar sel lainnya.

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply