Zaenudin DPRD Kab Tangerang Reses, Paparkan Perda Ponpes dan Diniyah



Reses anggota DPRD Kab Tangerand, H Zaenudin SPd di Kecamatan Pagedangan, Minggu (8/7/2018)

KAB TANGERANG | BantenLink — Wakil rakyat dari Fraksi Partai Gerindra, H Zenudin SPd, memaparkan tentang adanya Perda Pondok Pesantren Pemerintahan Daerah Kabupaten Tangerang. Disebutkannya, sebelumnya telah ada juga Perda Diniyah.

Hal itu disampaikannya di depan sekitar 150 warga Kadusirung, Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang, Minggu (8/7/2018), hadir berkumpul di Madrasah Madhlaul Huda Cicalengka. Hadir dalam kesempatan Ketua Yayasan H Musnawi, Kepsek Suhaeriyah dan wakli Sinyo

Reses H Zaenudin selaku Anggota DPRD Kabupaten Tangerang. Wakil rakyat dari Fraksi Partai Gerindra itu memaparkan tentang adanya Perda Pondok Pesantren Pemerintahan Daerah Kabupaten Tangerang. Disebutkannya, sebelumnya telah ada juga Perda Diniyah.

“Baik Perda Ponpes maupun Perda DIniyah sangat penting disosialisasikan karena untuk kepentingan sosial. Sejauh ini masyarakat jarang yang tahu apa kebijakan atau yang telah dilakukan bupati,” ungkap H Zaenudin SPd pada kegiatan reses itu.

Lebih jauh disebutkan anggota DPRD dari dapil enam tersebut, dirinya akan fokus dan memprioritaskan dan membawa aspirasi untuk kegiatan keagamaan. Menurutnya, selama ini banyak langsung ditangani Kemenag.

“Tapi persoalan keagamaan menjadi beban Pemda, kecuali jika sudah ada peraturan daerahnya. Karena selama ini ada pada kewenangan pusat dan tidak melibatkan daerah. Makanya yang belim ada peraturan daerah akan digodok peraturan daerah,” imbuh Zaenudin.

Pihaknya juga berjanji akan mengalokasikan dana untuk pembinaan keagamaan alan dialokasikan. Tahun lalu sudah dicoba dan dananya ada di dinas terlait. Misalnya, Rp 150 juta bisa untuk dua lokal. Tapi syaratnya harus mengikuti peraturan yang dibuat daerah.

Sementara itu, salah seorang warga bernama Inda menyambut baik adanya prioritas anggota dewan dalam mengalokasikan anggaran untuk sarana keagamaan. Dia meminta agar dewan dari Kabupaten Tangerang seperti Zaenudin bukan hanya menjanjikan bantuan tapi harus membuktikannya.

“Tolonglah madrasah dibantu Pak Dewan. Istilahnya, untuk pengadaan kipas angin agar murid yang belajar tidak kepanasan. Tidak semua madrash langsung sekalian dibantu. Minimal tempat Pak Dewan reses ini,” ujar Enda.

Yang kedua, lanjutnya lagi, tolong lahan madrasah yang terkena dampak pembangunan jalan tol diadvokasi agar harga lahannya pantas. Setidaknya, kalau masih bisa jalan tolnya dialihkan ke lokasi lain.

Terkait hal itu, Zaenudin setuju kalau harga lahan yang terkena proyek jalan tol dibayar mahal. Setidaknya, kalau dibelikan dengan lahan lain di dekatnya bisa dua kali lipat ukuran lahan yang digusurnya.

EDY

Suasana kegiatan reses H Zaenudin di MadrasaH Matlaul Huda, Kecamatan Pagedangan, Kab Tangerang, Minggu (8/7/2018)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply