Pemkot Tangerang Fasilitasi Mesjid sebagai Pusat Peradaban Akhlakul Karimah



Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menyaksikan Ketum MUI KH Ma’ruf Amin menandatangani Deklarasi Memakmurkan Mesjid di Al Azhom, Sabtu (7/7/2018)

KOTA TANGERANG | BantenLink — Masjid, musholla dan majlis taklim akan didorong dan difasilitasi Pemda Kota Tangerang sebagai pusat peradaban yang berakhlakul karimah.

Hal itu terungkap saat Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin dan Walikota Tangerang Arief R Wismansyah serta Ketua MUI Tangerang KH Edi Junaedi juga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menandatangani Deklarasi Memakmurkan Mesjid, yang di Mesjid Raya Al Azhom, Sabtu (7/7/2018).

Arief R Wismansyah menyebutkan, kecamatan Karawaci di Kota Tangerang me-launching unit pengumpul zakat (UPZ). Diketahui, pada 2018 ini, kecamatan tersebut telah membukukan kinerjanya dalam UPZ yang meningkat menjadi 112 persen.

“Selain berprestasi dalam UPZ, Kecamatan Karawaci saat ini giat menggalang Tabungan Kurban. Setiap bulan masing-masing warga mengumpulkan Rp 200 ribu, sehingga dalam setahun bisa untuk berqurban dengan satu ekor kambing,” ungkap Walikota Tangerang.

Dirinya meminta agar para camat dan lurah dapat berpartiaipasi mengajak gerakan berkurban sampai pelosok RT dan RW. Kepedulian berkurban agar dapat ditingkatkan, sehingga persiapan Idul Adha sudah dimulai setahun sebelumnya agar dapat berbagi dengan saudara.

Ditambahkannya, sebelumnya pada bulan suci Ramadhan Pemkot Tangerang bersyukur karena telah menjadikan tadarus Alquran sebagai program di Yayasan Al Azhar dan Yayasan Ma’arif. Sedangkan pada hari ini, seiring halal bihalal bersama di Masjid Raya Al Azhom, mengadakan santunan sebanyak 3000 paket bantuan untuk anak yatim dan duafa.

“Saya menghaturkan terimakasih pada seluruh donatur dengan berdoa agar dimurahkan rezekinya. Sehingga bermanfat dan maslahat bagi masyarakat,” kata Arif.

Larang Politisasi

Namun tak hanya menyangkut kemakmuran mesjid, Pemkot Tangerang juga mendeklarasikan menolak praktek politisasi agama dan menghindari konflik antarumat beragama. Dengan tegas menyampaikan melarang radikalisme dan ujaran kebencian.

“Kami meminta agar dakwah di mesjid berdakwah yang sejuk serta terlibat aktif dalam toleransi beragama. Mesjid selain sebagai tempat ibadah juga dijadikan tempat dalam menyampaikan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin,” beber Arief R Wismansyah.

Walikota yang baru terpilih lagi itu melarang radikalisme dan ujaran kebencian dilakukan dalam menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat Kota Tangerang yang bermotto beraklakul karimah.

Sehubungan dengan baru dilaksanakan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Walikota mwnambahkan, Pemerintah Kota Tangerang dan MUI mengadakan halal bihal bersama masyarakat. Dirinya menyatakan, mewakili seluruh rekan dan instansi vertikal menyampaikan selamat hari raya dalam menggugurkan khilaf agar kita menjadi maghfirah dalam mewujudkan akhlakul karimah.

“Saya minta agar masyarakat terus membangun ukhuwah. Terlebih setelah situasi Pilkada yang aman dan kondusif. Terimakasih pada KPU, Panwas, Kepolisian dan lainnya. Kondusifitas agar terus dijaga dan dirawat. Semoga kita dalam keberkahan Allah,” tandas Walikota.

EDY TANJUNG

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply