Rampas Pistol Polisi Gembong Curanmor Ditembak Mati



href=”https://www.bantenlink.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG_20180707_094056.jpg”>DA gembong curanmor yang tewas ditembak karena merampas pistol anggota Polsek Curug saat ditangkap, Jumat (6/7/2018)

Spesialis Curanmor Jabodetabek Tewas Didor Polsek Curug

TANGERANG | BantenLink — Kini mulai marak lagi Curanmor di wilayah Jabodetabek. Salah satu dari dua pelaku kini di tembak mati oleh Team Vipers Polsek Curug. Tersangka DA terpaksa di tembak mati karena melakukan perlawanan saat di ringkus dan saudara Aang masih di amankan di polsek curug guna penyidikan lebih lanjut.

Informasi yang didapat wartawan Bantenlink.Com. Kejadian berawal selasa (3 / 6 / 2018) sekitar pukul 22.00 Wib malam. Saat itu Team Vipers Polsek Curug di bawah pimpinan IPTU H. Totok Riyanto SH dan Panit Reskrim IPDA H. M. Sobri, SH sedang melaksanakan observasi di wilayah hukum polsek curug. Tak lama kemudian Team Vipers mendapat informasi bahwa di salah satu kontrakan sering dijadikan tempat kumpul para remaja dan sering membawa kendaraan sepeda motor yang berbeda beda.

Saat tiba di lokasi Team Vipers Polsek Curug melihat salah satu motor honda beat nomor polisi B 3145 NKA warna merah yang sedang di peretelin. Kemudian dari hasil informasi ternyata kendaraan tersebut milik saudara Boim. Team Vipers pun langsung mendatangi rumah saudara Boim yang beralamat di Kampung Cisereh Desa Kadu Jaya Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang.

Saat dilakukan introgasi saudara Boim mengakui melakukan aksinya dengan temannya yang bernama Buyung di wilayah Cisereh Kecamatan Curug. Selanjutnya Team Vipers berhasil mengamankan saudara Buyung dari hasil introgasi Buyung mengakui kalau sepeda motor hasil curian sudah di jual kepada seorang laki laki yang di kenal malalui facebook di daerah Tenjo kab. Tangerang dengan harga sebesar Rp. 2.500.00. Selanjutnya sepeda motor merk honda beat masih dalam proses pencarian untuk barang bukti.

Saudara Boim juga mengakui pernah mengantar saudara DA untuk membuat kunci leter T dengan modal uang Rp 100.000 . Dari hasil keterangan Boim Team Vipers Curug langsung melakukan pencarian terhadap DA. Dan tim viper mendapat informasi kalau saudara DA berada di tempat penginapan wisma. Yang kemudian pada hari Rabu tanggal 04 jali 2018 sekitar pukul 02.00 wib dini hari Team Vipers berhasil mengamankan DA dan Aang.

Kanit Reskrim Polsek Curug IPTU H. Totok Riyanto mengatakan ia membenarkan adanya penangkapan dua pelaku spesialis pencurian sepeda motor wilayah jabodetabek. Dua pelaku itu berinesial DA dan Aang. Kedua pelaku di ketahui warga kabupaten lampung yang sudah biasa melakukan aksinya di wilayah curug, tangerang. jakarta dan sekitarnya.

“Tersangka DA dan Aang merupakan spesialis komplotan pencurian sepeda motor di wilayah jabodetabek, “katanya saat di temui di ruang kerjanya. Jumat (6/7/2018).

Totok menambahkan, dari hasil introgasi tersangka DA mengakui bahwa pernah melakukan pencurian sepeda motor bersama dengan kedua rekan nya yaitu saudara Hasan dan Jefri di daerah tangerang, jakarta dan sekitarnya. Sedangkan hasil introgasi dari tersangka Aang bahwa ia mengaku mengenal DA sebagai pemain atau pemetik dan pernah mengambil satu unit sepeda motor merk honda beat di parkiran rumah makan padang gumarang curug tangerang.

“Sepeda motor hasil curian langsung di bawa oleh DA dan AANG ke wisma tempat tinggalnya. Lalu tersangka Aang di suruh oleh DA untuk mencari pembeli sepeda motor hasil curian. Dari hasil penjualan aang mendapatkan uang Rp 500.000 per unit, “ungkapnya.

Panit Reskrim Polsek Curug IPDA H. M Sobri menamabahkan pada saat tersangka DA dan Aang bersama team Vipers Polsek Curug hendak meninjau ke lokasi perkara serta untuk mengambil sepeda motor hasil curian. Tersangka DA judtru melakukan perlawanan dan memberontak menendang anggota serta berusha merebut senjata api milik aiptu Rudy. Sempat terjadi perkelahian beruntung team Vipers polsek curug sigap dan langsung mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak pelaku mengenai dada sebelah kiri hingga DA tewas di tempat.

“Tersanagka DA terpaksa di tembak mati karena mencoba melawan anggota yang sedang bertugas, “tegasnya.

Lanjut H. Sobri saat ini jenazah DA masih di rumah sakit umum tangerang dan pihak keluarganya sudah di kasih tahu. Dan rencananya jenazah pelaku akan di makamkan di tempat kelahirannya di Kampung Sindang sari Desa Bakti Rasa Kecamatan Sragi Kabupaten Lampung.

“Saat ini tersangka Aang dan barang bukti masih di amankan di polsek curug dan terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan maksimum 7 tahun penjara, “pungkasnya.

FATAH

Leave a Reply