KURANGNYA PERHATIAN ORANGTUA BIKIN ANAK SD TAK BISA BACA ALQURAN

DSCN8502

TANGERANG, BantenLink – Kurangnya perhatian orangtua muslim memotivasi anak mengaji seusai sekolah membuat banyak siswa  sekolah negeri  tidak bisa membaca dan hapal ayat Kitab Suci Alquran.

Seharusnya pengetahuan agama menjadi  benteng pengembangan moral anak dari banyaknya informasi negatif. Karenanya, patut diapresiasi guru agama yang membina akhlak sedikitnya 1 jam seminggu.



Hal itu diungkapkan Suryadi, Kepala SD Negeri Gurubug 2, Kelapadua Kabupaten Tangerang, Banten, saat ditemui usai pengembangan keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap Jumat pagi di sekolahnya.

“Selama ini yang kami amati, hanya seperempat lulusan SD  yang bisa baca Alquran. Karenanya, guru agama di sekolah serius menggiatkan pengajian untuk kelas 3, 4, 5 dan 6,” ucapnya, Jumat (25/09/2015).

Pembinaan akhlak di SD Negeri, berisi mata pelajaran (mapel) Baca Tulis Alquran (BTQ). Sesuai peraturan Bupati Tangerang, lanjutnya, dapat diisi dengan membaca Jusammah dan menghapal surah (ayat) pendek.

Baca Juga : PKBM Hasanah Ilmu Toreh Prestasi di Tangerang

“BTQ tepat dijadikan sebagaI pelajaran ekstra kurikuler wajib di sekolah negeri mayoritas bermurid Islam, selain menghapal asmaul husna (nama-nama Tuhan) dan bershalawat (memuji) Nabi Muhammad. (EST)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply