Saleh: Usai Putusan PTUN, HANURA Kirim Nama Bacaleg ke KPU



Foto Putusan No 24/G/2018/PTUN-JKT

TANGSEL | Bantenlink — Selaku Ketua DPC Partai HANURA Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang sah, Drs Moh Saleh Asnawi MA MH mengatakan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HANURA saat ini sudah memberikan tembusan hasil putusan tersebut ke Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), mengingat saat ini proses pencalonan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg).

Hal ini diungkapkannya pasca dikabulkan PTUN Jakarta dengan Putusan No 24/G/2018/PTUN-JKT setelah gugatan Partai HANURA Kubu Daryatmo-Syaripuddin Sudding atas kepengurusan Oesman Sapta Odang (OSO) oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Ketua DPC Partai HANURA Tangerang Selatan (Tangsel). Moh Saleh Asnawi, mengajak seluruh kader Hanura Tangsel yang masih berada di kubu OSO agar kembali bergabung dengannya.

Pasalnya, dengan tebitnya keputusan PTUN tersebut, kepengurusan Partai HANURA di bawah kepemimpinan Ketua DPC Amar, dengan sendirinya sudah gugur secara hukum. Diketahui,Gugatan Kubu Daryatmo-Syaripuddin Sudding atas Kemenkum HAM No M.HH-01.AH.11.01 Tahun 2018 tentang kepengurusan Partai HANURA masa bakti 2015-2020 yang mengeluarkan SK OSO yanga akhirnya dikabulkan PTUN, dengan sendirinya membuat DPC HANURA Tangsel saat ini seluruhnya menginduk Kubu Daryatmo-Sudding atau Kubu Ambhara.

“SK OSO gugur secara hukum, itu yang harus dipahami semua teman-teman Hanura Tangsel yang kini masih menginduk pada SK OSO. Dengan putusan PTUN, yang secara legal menjadiKetua Umum adalah Daryatmo sebagai Ketum Partai HANURA. Struktural DPC Partai HANURA Tangsel pun tetap secara sah dipimpin oleh Moh Saleh Asnawi,” tegas Moh Saleh Asnawi.

Namun politisi senior Tangsel ini menambahkan, dengan tangan terbuka dirinya mengajak kembali teman-teman se-partai untuk balik dan bersatu lagi. Diharapkannya seluruh pemgurus dan kader Partai HANURA Tangsel bersatu lagi dan bersama-sama membesarkan partai besutan besutan Wiranto itu.

“Atas adanya Putusan PTUN Jakarta bernomor 24/G/2018/PTUN-JKT ini, secara tegas Partai HANURA kembali kepada kubu Ambara, yaitu Daryatmo sebagai Ketua Umum dan Suding sebagai Sekjen. Ini harus dipatuhi sampai hingga kepengurusa provinsi dan kota/kabupaten. Dengan demikian saya Ketua DPC HANURA Kota Tangsel yang sah. Dasarnya, kekuatan hukum tetap yang telah dikeluarkan PTUN, yang harus ditaati kubu seberang,” paparnya.

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply