Kapolres: Fokus Pengamanan, Malam Pilkada Polisi Jangan Nonton Piala Dunia!



Kombes Pol HM Sabilul Alif

TANGERANG | Bantenlink –Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol HM Sabilul Alif, menginstrukikan pada seluruh personil polisi pengamanan Pilkada Bupati Tangerang 2018 agar tidak menonton tayangan sepakbola Piala Dunia di televisi. Pasalnya, kalau mendapati personil mengantuk dan tidak konsentrasi bertugas akan mendapat sanksi berupa teguran.

Hal ini disebutkan Kapolres Kota Tangerang selaku inspektur pada apel gelar pengamanan yang diikuti 8089 personil, terdiri unsur kepolisian, TNI, Pol PP dan Linmas. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan Arya Yudha Negara, Puspemkab Tangerang di Tigaraksa, Senin (25/6/2018).

“Pada malam Pilkada nanti, ada tayangan Piala Dunia di televisi. Untuk itu, saya tak mau ada polisi yang bertugas pagi tak tidur malamnya. Jika menonton menonton semalaman suntuk, pasti matanya mengantuk, jadi tidak fokus dan tidak konsentrasi menjalankan tugas,” ungkap Kapolres Sabilul Alif.

Dipesankannya, untuk memantapkan komitmen petugas keamanan dalam menjaga keamanan Pilkada, sebaiknya tidur malam sebelumnya, sehingga bisa bekerja maksimal esok harinya pada Pilkada. Sedangkan yang bertugas boleh menonton, tapi cukup sebentar saja, agar tidak melalaikan tanggung jawab.

“Apel Operasi Kalimaya Pengamanan Pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Tangerang ini, dimaksudkan untuk memastikan kesiapan personil dan sapras dari berbagai kesatuan sebelum diterjunkan sehingga hasil yang dicapai optimal,” imbuhnya.

Ditambahkannya, semua fihak perlu mengantisipasi kerawanan yang dikhawatirkan timbul pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Tangerang 2018. Untuk itu, telah disiagakan sebanyak 8089 personil pengamanan yang ditempatkan di sebanyak 2801 TPS.

“Keseluruhan personil dipersiapkan saat persiapan, pemungutan suara, penghitungan hingga pascapenghitungan suara. Untuk persiapan itu, setiap pimpinan kesatuan agar memberikan kelengkapan sarana dan prasarana yang memadai,” tegas Sabilul Alif.

Ditambahkannya, untuk pengamanan Pilkada ditugaskan sebanyak 1180 anggota kepolisian, 300 satgas Polsek, 350 satgas Polres, 439 satgas Polda, dan 100 satgas Brimob Polda. Selain itu ikut mengamankan Pilkada sebanyak 800 anggota TNI dan 464 Satpol PP.

“Pilkada untuk mendapatkan hasil pimpinan daerah yang sesuai kualifikasi, kecakapan yang diinginkan rakyat. Diperlukan adanya unsur terkait yang bekerja secara optimal terkait persaingan secara terbuka dalam aktifitas Pilkada,” bebernya lagi

Selaku pemimpin tertinggi keamanan Pilkada Kabupaten Tangerang ditegaskannya agar bawahannya menjalankan tugas kepolisian selama Pilkada berlangsung. Selain itu seluruh personil yang ada agar menjaga persatuan dan netralitas yang tidak memihak pada kelompok tertentu.

“Dalam kesempatan gelar pasukan ini, saya minta agar petugas datang ke TPS, mengenali kerawanan yang ada, berkordinasi dengan KPPS, Kades dan masyarakat, menginventarisir masalah serta berkordinasi dengan seluruh stakeholder.

EDY TANJUNG

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply