Poskamling Carangpulang Doeloe, yang Salah Jarang Pulang



Rangkaian kegiatan lomba Siskamling tingkat Polda Metro Jaya di Kampung Carangpulang, Kelurahan Bojongnangka, Kecamatan Kelapadua, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/6/2018)

KABTANGERANG | Pos Kamling (Keamanan Lingkungan) Kampung Carangpulang konon sejarahnya sudah ada sejak lama. Tidak dibuat mendadak seperti dalam cerita sangkuriang.

Kampung Carangpulang terletak di wilayah RT 01 RW 01 Kelurahan Bojongnangka. Berbatasan desa paling ujung di Kecamatan Kelapadua, yang menjadi barometer Kabupaten Tangerang.

Tentang Poskamling bagi atau masalah keamanan bagi warganya, bukan hanya urusan polisi, atau TNI atau masyarakat saja, tapi milik dan bersama, yang perlu dijaga kebersamaannya untuk NKRI.

Menurut M Soleh SP selaku tokoh masyarakat di Kampung Carangpulang, Carangpulang pada zaman dulu ada Gardu, yang konon sejarahnya tempatnya tempat diadilinya seseorang yang tertangkap.

Kalau terbukti bersalah tidak akan pulang, sehingga namanya disebut kampung Carangpulang. Tapi kalau yang ditangkap tidak bersalah ia bisa pulang.

Kini, Gardu Carangpulang masih ada, namanya berganti dengan Pos Kamling Carangpulang. Tapi PosKamling-nya berbeda dengan Poskamling di tempat lain, yang saat ini banyak telah dijaga Satpam.

Diceritakan M Soleh SP lagi, karena adanya julukan carang pulang (jarang pulang), membuat kondisi di kampungnya belum pernah ada kemalingan.

Tak lain, tuturnya, karena dari dulu hingga kini warga Carangpulang aktif melakukan ronda.

Pembangunan kembali Poskamling saat ini dilakukan masyarakat secara gotong-royong, serta lomba Poskamling yang diikuti pun tanpa perlu persiapan yang dibuat-buat.

Lomba Wakili Polres Tangsel

Poskamling Carangpulang, saat ini terpilih menjadi perwakilan Polres Tangerang pada lomba Pos Kamling dan Pam Swakarsa di tingkat Polda Metro Jaya. Sebelumnya mewakili Polsek Kelapadua dibawah pimpinan Kapolsek Lukito untuk maju dan menjadi pemenang di tingkat Polres Tangerang.

Bagi tokoh masyarakat, prestasi tersebut menjadi kebanggan sendiri, karena di datang petinggi Polri seperti Dirbinmas polda Metro Jaya dan Kasat Binmas Polres Tangsel, AKP Vilawati.

Ketua Tim Penilai Poskamling Polda Metro Jaya, AKBP Haris Yulianto, mengatakan penilaian berdasarkan adanya jadwal, kebersihan, kelengkapan lomba seperti borgol, pemadam api dan tempat berkumpul.

Disebutkannya, dalam Poskamling diperlukan peran serta masyarakat. Portal dibuat tidak darurat dan merupakan satu pintu, sehingga keamanan malam hari bisa terdeteksi hari mulai jam 22.00 hingga 05.00 WIB.

Lomba Poskamling tingkat Polda Metro Jaya, terangnya, diikuti 10 Polres yaitu Tangerang Selatan, Tangerang Kota, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Bekasi Kota, Bekasi dan Depok. Pemenang akan mendapatkan hadiah dari TNI dan Polri pada hari Bhayangkara mendatang.

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply