OJL, Calon Kepsek dan Guru Legok Workshop RPP di SDN Ciangir 3



Workshop RPP pada calon kepala sekolah dan guru di SDN Ciangir 3 Legok, Kabupaten Tangerang, Sabtu (26/5/2018)


TANGERANG | BantenLink — Pengawas, kepala sekolah, calon kepala sekolah dan sejumlah guru dari beberapa sekolah di kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Sabtu (26/5/2018), mengadakan workshop on the job learning (OJL) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Rencana Kegiatan Sekolah (RKS) di SDN Ciangir 3.

Hadir dalam kesempatan itu Pengawas SD Nurdin SPd dan Kepala SDN Ciangir 3, Suherman SPd.

Panitia pelaksana mengucapkan terima kasih atas terlaksananya kegiatan tersebut, yang tak lain atas dukungan dan kerjasama seluruh fihak. Disebutkan, kegiatan dilaksanakan di sekolah dan pemberi materi bukan berasal LPMP tapi dari guru yang telah mengikuti pelatihan. Dimaksudkan agar bisa menghemat biaya.

Dalam kesempatan itu dua narasumber merupakan guru yang telah mengikuti pelatihan menyampaikan materi yang berisi tentang RPP, RKS sekaligus manajemen dan supervisi kepala sekolah.

Kehadiran narasumber juga dimaksudkan untuk memberikan motivasi agar yang sudah memenuhi syarat mau mengikuti tes calon kepala sekolah. Sesulit apapun untuk menjadi kepala sekolah supaya jangan menghadapinya dengan putus asa.

Kepala SDN Ciangir 3, Suherman, meminta guru yang dikirim mengikuti OJL memiliki bekal yang siap untuk berhasil. Menurutnya, materi yang disampaikan membahas RPP yang mengacu 8 standar pokok pendidikan. Juga termasuk di dalamnya poin-poin bagaimana sikap kepala sekolah sebagai guru yang harus siap untuk ditiru dan digugu.

“Untuk menjadi calon kepala sekolah harus mencermati dan mencintai pekerjaan sebagai kepala sekolah. Mempelajari dan menguasai pekerjaan kepala sekolah sebagai manajer dan yang dituakan dan tetap sebagai guru,” ucapnya.

Ditambahkannya, dalam OJL banyak poin manajerial yang harus dikuasai oleh calon kepala sekolah. Namun yang terpenting dilakukan di sekolah adalah saling bekerja sama. Sebab kepala sekolah juga adalah guru. Selain itu, dipesankannya agar guru jangan menyamakan profesinya seperti kuli.

“Berprinsiplah, kita sebagai guru bergaji tidak terbayarkan kecuali hanya oleh Allah. Pada workshop ini silahkan sharing dengan pengawas atau siapa saja. Bagi yang belum lulus menjadi kepala sekolah, harap sabar dan jangan putus asa. Ikuti terus dan jangan termakan isu harus memakai duit. Tapi berjuanglah dengan memegang prinsip harus berhasil. Jika telah berhasil bekerjalah dengan semangat kerja dan suasana kekeluargaan sehingga sekolah berjalan kondusif,” papar Suherman memberikan pandangan.

Sementara itu, pengawas SD di kecamatan Legok, Nurdin SPd, meminta calon kepala sekolah dan seluruh guru agar melaksanakan tugas sebagai guru sebagaimana mestinya. Dikatakannya, saat ini calon kepala sekolah yang sudah lulus akan dididik lagi untuk mematangkan ilmu sebelum bertugas menjadi kepala sekolah.

“Kalau dulu menjabat kepala sekolah dulu baru kemudian mendapatkan SK (Surat Keputusan), sekarang dididik dan mendapatkan SK dulu baru kemudian menjabat sebagai kepala sekolah. Tapi jangan berfikir yang bukan-bukan, dan dengan workshop RPP ini adalah sebagai suatu kesempatan belajar menjadi kepala sekolah,” terang Nurdin.

EDY TANJUNG

Kegiatan workshop di SDN Ciangir 3, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply