Di Bukber Zaki Ajak Jaringan ke TPS dan Sampaikan Keberhasilan



Calon Bupati A Zaki Iskandar foto bersama Anggota DPRD Banten HM Faizal dan jaringan pemenangan Pilkada Tangerang 2018, Senin (21/5/2018)

A Zaki HM Faizal dan jaringan pemenangan bersilaturahmi dengan keluarga Anggota DPRD Kab Tangerang HM Agus Salam


TANGERANG | BantenLink — Calon Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar berserta Anggota DPRD Provinsi HM Faizal dan HM Taufik mengikuti kegiatan berbuka bersama 200 warga yang diselenggarakan PPK Golongan Karya Kecamatan Kelapadua yang dilaksanakan di rumah Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, HM Agus Salam, Senin (21/5/2018).

Dalam kesempatan yang hanya diisi sebentar dengan ceramah KH Dede itu, yang menyampaikan bulan Ramdhan sebagai bulan istimewa mempimpin seluruh bulan, tempat kontribusi aal ibadah dilipatkan.

“Bersedekah di bulan romadhon pahalanya sama dengan beribadah, membaca Alquran satu hurup dibalas sepuluh kebaikan. Jangan siakan waktu agar dosa diampuni doa dijabah. Sebaik-baik waktu bertaubat. Setiap penyakit ada obat sebaiknya istiqfar,” tausiah KH Dede

Namun pada acara buka puasa bersama itu waktu A Zaki Iskandar lebih banyak untuk mengajak jaringannya agar datang ke TPS pada Pilkada Kabupaten Tangerang. Jaringan dimintanya agar mengajak masyarakat datang ke TPS pada 27 Juni 2018. Bagi yang mudik agar kembali di Tangerang tanggal 24 Juni.

“Jangan sampai yang datang motifnya hanya cari sensasi tak dan mempunyai mempunyai visi misi. Kalau tidak datang ke TPS Bupati bisa tak ada lagi hingga 2021. Pejabat Bupati sendiri kewenangannya terbatas dan kalau tak ada Kabupaten Tangerang bisa repot kalau dibandingkan dengan Tangsel (Kota Tangerang Selatan),” ungkap Zaki.

Dalam kesempatan buka puasa bersama yang disebutnya sekalian sebagai kampanye itu mengatakan kemajuan yang sudah dicapai Kabupaten sejak 5 tahun lalu. Toilet sekolah, ujarnya, berani iris kuping kalau mau diadu dengan Tangsel. Selain itu, Kabupaten Tangerang memiliki 3 RSU Daerah, yakni RSU Tangerang tipe B plus, RSU Balaraja tipe B plus dan RSU Pakuhaji yang baru Tipe C.

“Tanya daerah tetangga RSU-nya, tipe C, itu pun satu-satunya. Alhamdulilah di Kabupaten Tangerang ada juga RS Siloam dan Betsaida yang bisa memakai BPJS. Ada sport centre dan stadion centre, datang aja kesana tidak ditutup jalannya. Jalan Legok setelah diserahkan Banten akhir 2016, baru dianggarkan, mau dirapikan supaya tidak macet. Karena sudah aset kita akan perbaiki dan benahi. Truk tanah dan batu dari Bogor yang hanya ke Jakarta nanti tidak bisa lewat,” imbuhnya.

Lebih jauh dipertanyakannya, “tetangga” (Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan) sudahkah memiliki stadion olahraga. Sudah itu, lanjutnya, MUI, NU ada tiap kecamatan, guru ngaji dapat insentif, ada persiapan LPTQ. Sayangnya MTQ weleh dan seharusnya tidak mencari orang ke Sukabumi, karena di Kabupaten Tangerang pesantren loba.

“Sebentar lagi di tiap kecamatan ada stadion mini. Sekarang ada 44 puskesmas rawat inap yang bisa persalinan karena ada suster dan dokternya. Sudah dibangun banyak sanitasi sekolah, sarana olahraga dan gedung bersama keagaman. Jaringan jalan dibenahi, 5 tahun kedepan harua tertata. Sekolah harus rapi dan bersih. Kalau tidak diurus diganti kepseknya, saya sudah melakukannya,” papar putra Ismet Iskandar yang juga pernah menjadi bupati Tangerang.

Persoalan lainnya, bagaimana menata jaringan jalan setapak, JPU dan menangani problem sampah. Perlu perpanjangan tangan anggota dewan, dan DPRD agar bisa menerima keluh kesah masyarakat.

Ditambahkan Zaki lagi, sebagai kota satelit Kabupaten Tangerang masih banyak PR yang perlu ditingkatkan. Ada BSD, Summarecon, Paramount, Lippo, jangan sampai menjadi penonton. Daerah padat membutuhkan sarana untuk menggiatkan perekonomoian. Dimaksudkannya agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton perlu membuat BLK yang dibutuhkan.

“Daerah Kelapdua dan Curug yang dulu sepi sekarang padat dan ramai, orang yang ada di Tangerang ada semua dari Aceh sampai Papua. Waktu saya mengadalan turnamen banyak orang Papua. Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dulu, Pak Amran, saat tsunami Aceh pernah mengirimkan bantuan untuk Kabupaten Tangerang untuk pembangunan SMA 11, diartikan II yang merupakan singkatan bupati Ismet Iskandar. Haji Ismet kini jadi marbot masjid agung dan mushola dekat rumah,” beber satu-satunya calon Bupati Tangerang itu.

EDY SYAHPUTRA TANJUNG

A Zaki Iskandar memaparkan keberhasilan Kabupaten Tangerang di bawah pimpinannya selama lima tahun

Relawan A Zaki Iskandar untuk pemenangan Pilbub Tangerang

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply