KOLOR IJO DAN SUSTER NGESOT TERDAFTAR PEMILIH PILKADA JATENG



Kolor ijo, suster ngesot, vampire,tuyul, dhemit, gundul pecengis, setan kredit dan  kuntilanak, resmi terdaftar dalam Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2013 di KPU Kabupaten Grobogan.

Kedelapan pemilih aneh ini muncul dengan dilengkapi Nomor Induk Kependudukan (NIK), umur, tempat tanggal lahir, dilengkapi alamat tempat tinggal yang juga tidak kalah anehnya, di Jalan Mayit dengan RT dan RW jelas dicantumkan. Misalnya Kolor Ijo lahir di kuburan, usia 112 tahun, tanggal 1 Januari 1901, beralamat di Jalan Mayit RT 99 RW 99 Desa Mayahan Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah dengan NIK 457033151101010005.

Data pemilih aneh juga ditemukan di Kabupaten Kudus. KPU Kudus menerima DP4 dengan nama Dewa Naga, kelahiran Taman Langit 1januari 1911 dengan alamat Desa Kutuk RT 01 RW 01 Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus dengan NIK 331904011110010.

Munculnya nama-nama aneh dalam DP4 yang disampaikan ke KPU Grobogan dan Kudus ini merupakan keisengan sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab. Dalam pandangan beberapa ahli politik, tindakan masyarakat melakukan kegiatan tersebut sebagai ekpresi ketidaksenangan mereka terhadap proses pilkada yang telah berlangsung selama ini. Mereka sudah lelah mengikuti kegiatan dari pilkada ke pilkada, sehingga menjadi kegiatan rutin semata, yang setelah terpilhnya Kepala daerah nyata-nyata tidak membawa perubahan apapun bagi masyarakat di lingkungannya.  Kejenuhan inilah yang akhirnya menimbulkan keisengan buat sekelompok orang ini, mereka menjadikan pilkada sebagai sarana lelucon dan guyonan semata.

Dengan amburadulnya data pemilih di hampir semua tempat di Indonnesia, diharapkan kartu penduduk elektronik bisa menjadi solusi pemutakhiran data yang riil. Sayangnya proses pemutakhiran data melalui e-KTP hingga saat ini belum jelas pemanfaatannya karena belum juga rampung-rampung.

Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Leave a Reply