Owner “Lubana Sengkol” Baksos 1100 Sembako Plus Uang, Ini Kiatnya



Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1439H, owner Lubana Sengkol Group H Moh Saleh Saleh beserta Hj Mahmudah memberikan santunan pada warga yang berhak menerimanya, Selasa (15/5/2018)

Putra Moh Saleh Asnawi, Moh Rano Alfath, juga berpartisipasi membagikan santunan berupa sembako dan uang


TANGSEL, BantenLink — Menyisihkan 2,5 persen untuk kegiatan bakti sosial (baksos) dari akumulasi penghasilan kotor perusahaan dalam setahun, merupakan kebiasaan Pimpinan Lubana Sengkol Group atau H Moh Saleh Asnawi dan keluarga.

Hal ini terungkap saat bakti sosial menjelang Ramadhan 1439 Hijriyah, yang dihadiri KH Syarif dan Sekcam Setu, (Selasa, 15/52018). Menariknya, kegiatan di kantor Lubana Sengkol Group, Kota Tangerang dihadiri ribuan warga itu berlangsung kondusif, karena semua tertib mengantri.

“Total biaya Baksos mencapai Rp 120 juta, perincian 1100 paket sembako senilai Rp 70 ribu, plus uang saku Rp 50 ribu dibagikan unruk masyarakat Kelurahan Kranggan dan Kelurahan Muncul kurang mampu yang menjadi tetangga,” ungkap sebuah sumber pada bantenlink.com

Informasi lainnya, putra Moh Saleh Asnawi, pengusaha sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, yang juga berpribadi luar biasa dan patut diteladani, karena mengikuti jejak orang tuanya. Bapak dan anak selalu ikhlas berbagi untuk sesama yang membutuhkan.

Saat bantenlink menanyakan langsung soal kedermawanan itu kepada Moh Saleh Asnawi, dengan bersahaja yang bersangkutan mengiyakan dan menyebutkan untuk kegiatan rutin menggelar baksos tak lepas dari peranan pengelolaan istrinya, Hj Mahmudah.

“Rano Alfath menyisihkan pendapatannya ikut menyisihkan penghasilan kotornya dalam setahun untuk membantu Pesantren Al Badar di Balaraja yang diasuh KH Yunus Qurni senilai Rp 50 juta,” imbuh Moh Saleh Asnawi yang terkenal dengan keramahan tutur bahasa ini.

Politisi dan pendiri Partai HANURA di Tangsel itu menuturkan lagi, tentang baksos telah menjadi kebiasaan yang dilakukan keluarganya pada momen Lebaran Anak Yatim, menjelang Ramadan dan hari raya Idul Fitri sejak lama.

Awalnya hanya memberikan 50 paket, meningkat menjadi 100 paket, 300 paket, 500 paket, 700 paket dan sekarang 1100 paket. Sistemnya, menyisihkan pendapatan kotor Lubana Sengkol Group sebelum membayar gaji dan bahan baku, sehingga gaji karyawan sudah bersih.

“Lubana Sengkol Group sendiri merupakan gabungan beberapa perusahaan seperti mengelola tempat wisata dan kuliner, properti, toko matrial, mart, fitness centre dan lainnya. Harapannya,selain untuk amal ibadah bisa menjadikan motivasi siapapun untuk mau berbagi,” tandasnya.

Rangkaian kegiatan baksos Lubana Sengkol Group

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply