Keswadayaan Masyarakat, Tempat Sampah Disulap Jadi Taman Itu Suka Dikunjungi Walikota



Taman Saung Pani’isan dan warga RT 01 RW 01, Panunggangan Barat

Taman diperkirakan memiliki luas sekira 100 meter persegi, di tengahnya dilengkapi air mancur, dibuat lampu penerangan dan beberapa saung (gubuk) dari anyaman bambu untuk tempat berteduh itu adalah hasil gotong-royong warga masyarakat.

KOTA TANGERANG — Saung Pani’isan “Taman Warga” Di Kota Tangerang. Adanya Taman yang tertata rapih dan bersih di wilayah RT 01 RW 01 Kelurahan Panungangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. “Berkat inisiatif dan kepedulian warga masyarakat yang peduli terhadap kenyamanan dan kebersihan lingkungan sekitar,” hal itu diutarakan Rusli salah seorang tokoh warga di wilayah tersebut, kepada wartawan. Selasa, (8/5/18).

Sambungnya, taman yang diperkirakan memiliki luas kurang lebih 100 meter persegi dan dilengkapi dengan air mancur di tengah-tengah taman, lampu penerangan, serta beberapa buah saung (gubuk) yang terbuat dari anyaman bambu untuk tempat berteduh, adalah berkat hasil gotongroyong warga masyarakat sekitar pula.

Taman yang dinamakan warga, Saung Pani’isan itupun di buat pertama kali oleh warga masyarakat RT 01 RW 01 pada tanggal 23 Desember 2016. Kerena pada awalnya lahan tersebut merupakan sebuah tempat pembuangan sampah warga yang berada di pinggir sungai Cisadane.

“Ya, awalnya lahan ini merupakan tempat pembuangan sampah warga, kotor dan kumuh. Namun lambat laun warga berinisiatif membersihkan dan merapihkannya sedikit demi sedikit hingga menjadi seperti sekarang,” ujar Rusli yang akrab di panggil Kopral.

Sementara itu, Ketua RT 01 di wilayah RW 01 Panunggangan Barat Rojudin mengatakan. Bahwa Saung Pani’isan merupakan hasil swadaya warga masyarakat sekitar, dan tidak ada campur tangan atau bantuan dari pihak manapun.

“Ini murni hasil swadaya warga masyarakat, dana dan tenaga untuk pembuatan taman ini tidak ada bantuan dari pihak manapun, baik. Kelurahaan, kecamatan, maupun pemeritah kota. Ini hasil karya warga rt 01 dan rw 01 panunggangan barat,” kata Rt Rojudin.

Masih menurutnya. Kini Saung Pani’isan merupakan taman percontohan se-Kota Tengerang, karna merupakan taman buah karya warga masyarakat sekitar. Terbukti dengan acap kali di kunjungi Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah untuk sekedar meninjau maupun untuk barometer penilaian kampung PHBS yang di adakan Pemeritah Daerah.

“Pak wali kota juga sering berkunjung ketempat ini karna menilai taman ini bagus, belum lagi dinas-dinas terkait. Ya, hanya sekedar meninjau dan foto-foto, selanjutnya warga sendiri yang merawatnya,” pungkas Rojudin bapak 3 orang anak itu.

Ditambahkanya, selama ini Saung Pani’isan kerap dipakai untuk ajang silaturahmi warga serta kegiatan warga masyarakat yang bersifat formal maupun non formal.

“Saung Pani’isan, untuk tempat ngadem kalau bahasa sundanya mah, buat kumpul warga ngobrol, buat ada rapat, buat ada sosialisasi, buat apa aja. Intinya mah taman warga ini di pakai buat kegiatan yang bermanfaat, orang mana-mana pun bisa pakai tempat ini asal sudah ada izin dari warga sekitar melalui kepengurusan,” tegas RT Rojudin.

KOSASIH

Leave a Reply