Bantu Permohonan Bansos, Pemkab Ingatkan Datanya Sampai KPK



Hibah Bansos

Inspektur Pemerintah Kabupaten Tangerang memberikan pengarahan bagi pengelola lembaga pemohon bantuan hibah dan sosial, Kamis (29/3/2018)

KABTANGERANG | BantenLink — Pemerintah Kabupaten Tangerang mengingatkan, meskipun membantu pengajuan dana hibah dan Bansos, namun datanya sampai ke KPK. Untuk itu jika pemohon menerimanya, agar merealisasikan sesuai proposal.

Hal ini mengemuka saat sekitar 100 pengelola lembaga keagamaan, pengurus yayasan dan DKM yang berdomisili di Kabupaten Tangerang, mengikuti pembekalan perencanaan, verifikasi dan laporan bantuan hibah dan sosial di hotel Amaris, Kamis (29/3/2018).

Sosialisasi yang dilakukan Dinas Kesejahteraan Sosial atau Bagian Kesra Setda tersebut dimaksudkan sebagai upaya dalam tertib administrasi dan pelaporan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kabag Kesra yang sebelumnya sebagai Sekretaris Dinsos, Amat, mengatakan kegiatan berlangsung selama satu hari itu sebagai tahapan verifikasi dan pelaporan pengajuan permohonan bantuan hibah dan sosial kepada Pemkab Tangerang melalui Bagian Kesra atau Dinsos Kabupaten Tangerang.

Selain dari Kepala Bagian Kesra, para pemohon bantuan hibah dan sosial juga mendapatkan pengarahan dari Inspektorat dan BPKAD.

Inspektur, Uyung Mulyadi, menyebutkan Pemkab Tangerang memberikan kemudahan dalam tata cara pencairan dana hibah dan bansos. “Namun kami minta pemohon hibah dan bansos agar tertib dalam administrasi dan pelaporan, serta pencairan dana nantinya digunakan sesuai kebutuhan yang diajukan lewat proposal,” pesannya.

Hal senada disampaikan Sekretaris BPKAD Kabupaten Tangerang, M Hidayat. Dia mengatakan, pemohon bantuan hibah dan sosial keagamaan agar digunakan untuk kebutuhan pengurus DKM atau mushala.

“Tentunya kami akan mempermudah pencairannya karena digunakan untuk kepentingan umat. Namun jangan disalahgunakan karena data-datanya sudah masuk ke KPK,” ucapnya.

Sedangkan Yudhi selaku pelaksana menjadi narasu mber yang dipercayakan Amat untuk menjawab wawancara wartawan seusai acara. Terkait tentang data pemohon bantuan hibah dan sosial, peruntukannya lembaga keagamaan dan bukan lembaga pendidikan.

“Ya, ada sekitar 100 pemohon yang mengajukan proposal. Semuanya dari berbagai lembaga, yayasan dan DKM yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang. Bentuk permohonannya dalam berbagai kegiatan fisik, dan rencananya bantuannya akan dicairkan dalam waktu dekat ini,” ungkap Yudhi.

Sementara itu, salah seorang pemohon bantuan hibah, Heni, tak dapat menjelaskan secara rinci saat ditanyakan wartawan apa yang diajukannya dalam proposal. Pengelola TPA ini mengatakan sudah lupa mengajukan dana hibah bansos apa. “Pengajuannya sudah sejak tahun lalu,” tandasnya. |

TITING/EDY

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply