Geliat Usaha Umat, Habis Alfamart Terbitlah KitaMart

Calon Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar, meninjau sesaat me-launching KitaMart di kawasan Kelapadua, Minggu (18/3/2018)

KABTANGERANG | BantenLink — Alfamart tutup bukalah KitaMart. Begitu kira-kira model penggeliatan ekonomi umat Islam yang tampak di Kabupaten Tangerang saat ini. Seusai rontoknya salah satu kapital waralaba, kini digantikan pemodal ekonomi gotong-royong.

Sebutlah Taufik, berangkat dari semangat kebersamaan memulai usaha kerakyatan, tepatnya koperasi bernama KitaMart. Dengan melakukan urunan bersama 3 temannya, Ridwan, Jamrial dan Alexander, ditambah sebanyak 224 jamaah berhasil mengumpulkan modal Rp 870 juta dengan sistem semacam penjualan saham Rp 500 ribu per lembar. Modal setiap anggota pun dibatasi sebanyak 20 “saham” atau maksimal senilai Rp 10 juta saja.

Ketua Koperasi KitaMart itu mengatakan, uang sebanyak itu dalam rangka memodali usaha. Salah satu tempat belanja yang pernah dipakai dan masih bercirikan display Alfamart di Kelurahan Bencongan Kecamatan Kelapadua tersebut dikontrak dan dipakai untuk usaha lagi.



“Tentunya, para anggota sebagai pemilik KitaMart akan berbelanja di sini. Untuk stok barang kita memilih berhubungan dengan Transmart yang pemiliknya pribumi. Sedangkan untuk keuntungan per tahun, masing-masing anggota akan mendapatkan sisa hasil usaha atau sistem bagi hasil. Prediksi keuntungan pun dapat diperkirakan perbulan dari belanja anggota di koperasi sedikitnya Rp 500 ribu perbulan,” papar Taufik di sela launching, Minggu (18/3/2018).

Dikatakannya, calon bupati Tangerang, A Zaki Iskandar, bahkan menjadi salah seorang pemodal koperasi. Pada kesempatan launching itu turut menyemangati gerakan bersama kepemilikan usaha, yang hasilnya akan dinikmati umat.

“KitaMart diharapkan bisa pula dijadikan tempat menampung dan memasarkan produk UMKM,” terangnya menirukan.

Taufik menjelaskan, usaha gotong-royong yang diresmikan itu merupakan kelanjutan dari koperasi serupa yang sebelumnya telah berdiri di Citra Raya Kabupaten Tangerang. Keunggulannya, meski harga relatif sama dengan tempat belanja lainnya, namun bersistem ekonomi dari kita untuk kita serta keuntungannya manfaatnya juga untuk dirasakan umat.

“Dan yang terpenting, 10 persen keuntungan akan diperuntukkan sebagai infaq,” ungkapnya.

Tentang jaringan KitaMart, bebernya, selain telah berdiri di kawasan Citra Raya dan Perumnas Karawaci Kabupaten Tangerang, juga sudah hadir di wilayah Kota Tangerang, yakni di Puri Beta dan Royal. Sedangkan bagi muslim Kota Tangerang Selatan, yang ingin bergabung sekaligus berbelanja di minimarket mirip 212 itu, tempatnya ada di Pamulang. |

Copyright bantenlink.com
EDY TANJUNG

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply