Lurah Medang “Kejar” Hasil Musrenbang, Terkait Aturan SIMRAL



Musrenbang Kelurahan Medang 2018, Jumat (26/1/2018)

Mantan Kades Medang Periode 2003-2010 mengusulkan pembangunan GSG di Kelurahan Medang


TANGERANG | BantenLink — Peningkatan SMP Negeri 2, jalan lingkungan, drainase, pembangunan GSG, PAUD dan taman PKK sebagai prioritas Musrenbang 2018 Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang yang diusulkan, Jumat (26/1/2018).

Lurah Medang, Rizki Rizani F, didampingi Wawan Setiawan mewakili Camat Pagedangan mengatakan, menjadikan usulan tersebut sebagai prioritas yang diharapkan dapat terakomodir di APBD Murni dan Perubahan. Namun agar direalisasikan Pemerintah Kabupaten. (Pemkab Tangerang), dia meminta data perencanaan harus secepatnya dimasukkan sebagai usulan secara online.

Menurut Rizki, semua usulan hasil Musrembang saat ini. Pasalnya akan mulai dilakukan proses sistem informasi manajemen perencanaan anggaran dan laporan (Simral) atau sistem perencanaan yang berbasis IT. Hal ini dilakukan agar memudahkan usulan ke Pemkab Tangerang, selain untuk mencegah perlakuan para hacker.

“Jadi kita harus memasukkan lis secepat mungkin.Dimulai awal bulan Februari 2018. Waktu input-nya cuma dua bulan harus bisa masuk Simral. Dilaksanakan mulai awal bulan Pebruari sudah masuk ke Pemda, dan tidak telat ada alasan apapun karena usulan tak bisa masuk,” papar Rizki.

Dijelaskannya waktu input data hanya dua bulan, setelah itu terkunci atau tak dapat digunakan. Terlebih, jika ada pengunduran waktu penyebab disitulah banyak yang bermain,” imbuh lurah muda lulusan STPDN ini.

Simran sendiri, tambahnya, dikelola atas kerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Tangerang. Semata-mata untuk memudahkan akses dengan para pihak terkait.

Kordinator BKM, Urief Fieru memberikan masukan pada Musrenbang Kelurahan Medang

“Pengamanannya ketat. Tentunya, nanti hanya kelurahan, kecamatan, dinas saja yang bisa mengakses, dan tak bisa diganggu hacker,” terang Rizki.

Dalam kesempatan yang berjalan lancar dan nampak penuh kekompakan tersebut, hadir tokoh masyarakat dan perangkat desa lainnya. Tampak antaranya Babinsa, Binamas, kordinator BKM, TP PKK, Karang Taruna, LPM, perwakilan sekolah serta ketua RW dan RT,

Sementara itu, Kordinator BKM, Urief Fieru, akan meminta selain hasil musrembang dapat memanfaatkan program Kota Tanpa Kumuh yang dulu dikenal dengan PNPM Mandiri di Kelurahan Medang.

“Adapun wilayah yang masuk indikator kumuh yakni RW 1, RW 3 RW 4. Bojongnangka sebagai prioritas dan penuntasan jalan lingkungan peningkatan saluran air, bak sampah hingga RW 05 dengan perbatasan dengan Lengkong Kulon,” ungkap Urief

Sedangkan Mad Nur selaku mantan Kades 2003 2010 mengharapkan adanya Gedung Serba Guna yang dinilai banyak kegunaannya.

“Pembangunan GSG sudah sangat mendesak diperlukan. Lahannya ada seluas 2000 meter di dekat mesjid Medang,” tandas Mad Nur.

| Edy Tanjung

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply