Karang Taruna Kelapadua Dibekali Pertanian Organik, UU ITE, Antinarkoba, Antikorupsi & Bela Bangsa



Foto bersama

Foto bersama Pengurus Karang Taruna dan Aktivis Rumah Perjuangan Kita

Panitia Family Gathering Karang Taruna Kelurahan Kelapadua

Family Gathering Karang Taruna Kelurahan Kelaparan, Kab Tangerang di Puncak, Jawa Barat, Sabtu (20/1/2018)

CILOTO, BOGOR | BantenLink — Karang Taruna Kelurahan Kelapadua, Kecamatan Kelapadua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (20/1/2017), mengadakan family gathering di Villa Kayu, Ciloto, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan selain merupakan silaturahmi yang diwarnai doorprize dan canda tawa, diisi sambutan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, Karang Taruna dan Forum Kabupaten Tangerang Sehat Pokja Kecamatan Kelapadua ini, diwarnai dengan seminar.

Diantaranya Kiat-Kiat Usaha Muda dalam bidang Pertanian, dengan narasumber Subagya SH serta Sosialisasi UU ITE oleh narasumber Ir Jonny Latuheru dan bela negara oleh Dokter Livina dan Nino Karundeng.

Ketua LPM Kelurahan Kelapadua, H Massa di mengatakan diadakannya kegiatan Karang Taruna bukan sebagai kesombongan tapi kerja nyata pemuda.

“Kesempatan ini bentuk menyalurkan ilmu oleh narasumber, yang belum tahu diberitahu. Karang Taruna berpartisipasi dalam kepemudaan sehingga identik dengan kegiatan negatif atau cemooh sehingga menjadi kegiatan positif di masyarakat,” ujar Madsari.

Ditambahkannya, tanggal 27 Januari 2018 di situ Kelapadua rencananya akan ditaburi 50 ribu benih ikan yang akan dihadiri Bupati Tangerang A Zaki Iskandar. Dimintanya agar pemuda pada bulan Juni 2018 aktif datang ke TPS dan menyukseskan Pilkada.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Kelapadua, Rusdi mengatakan bersyukur dapt melaksanakan kegiatan. Diharapkannya, agar menyampaikan ilmu yang didapatbagi yang tidak bisa hadir.

“Sebelumnya, Karang Taruna sudah berhasil dalam beda rumah di kampung Cibogo Wetan, selanjutnya kegiatan berkelanjutan di tempat lain,” harap Rusdi.

Ketua Forum Kabupaten Tangerang Sehat Pokja Kelurahan Kelapadua, Alpan Witular, berharap dengan adanya silaturahmi akan membuat makin erat pemuda dan meningkatkan karya.

Panitia berpose bersama

Sedangkan ketua panitia yang sekaligus Sekretaris Karang Taruna, Andi, mengatakan biaya kegiatan sendiri tidak berasal dari APBD tapi dari swadaya dan partisipasi berbagai pihak.

“Kedepan, tanggal 25 Februari 2018 Karang Taruna Kelurahan Kelapadua akan mengajak sebanyak 60 orang anak yatim berwisata di Taman Matahari Puncak. Serta mempunyai rencana mendorong pembangunan stadion mini,” ucap Andi.

Dalam seminar bidang pertanian, Subagya dari Banten Entrepreneur Team, mengajak anggota Karang Taruna giat dalam pertanian organik meskipun tidak boleh menjadi pekerjaan sampingan.

Sukses bertani bisa jadi petani kaya, terutama bisa bikin pupuk dan pestisida, karena selama ini petani dimanjakan pupuk kimia sehingga lama kelamaan produksi semakin berkurang.

“Pertanian dan peternakan bisa sukses oleh pemuda. Pertanian bermanfaat untuk ketahanan pangan, apalagi import beras memprihatinkan.

Rencananya Karang Taruna 4000 hingga 5000 dapat dijadikan lahan pertanian. Untuk wilayah Kelapadua bisa dilakukan pertanian organik di lahan sempit,” beber Subagya.

Sedangkan Ir Jonny Latuheru dari Rumah Perjuangan Kita mengajak anggota Karang Taruna berhati-hati dalam penggunaan ITE, turut serta dalam encegahan Narkoba dan menggiatkan anti korupsi.

“Sekarang banyak yang kena pasal gara-gara pasang meme. Untuk itu harus bijak, karena UU ITE dimaksudkan untuk meredam ujaran kebencian agar manusiawi dan beradab.

Oleh karena itu agar sadar dan bijak menggunakan media sosial. Dalam mem-publish silaturahmi dan prestasi, kemudian saring dulu baru sharing.

Selain menyampaikan perihal UU ITE, juga menyampaikan semangat menanamkan anti korupsi, serta perang candu harus dilakukan telah masuk dalam segmen masyarakat bawah.

Terkait bela negara, baik dr Levina Ninoy Karundeng maupun sepakat tentang saat Bung Karno ditanya wilayah Indonesia menjawab, yakni semua wilayah Hindia Belanda. Indonesia luar biasa, terdiri dari 700 suku bangsa.atau nation jong.
“Bung Karno menyebutnya subnation, yang memiliki nilai luar biasa sehingga kita terbiasa bertanya dari mana asal kamu pada yang bersuku bangsa lain,” kata Ninoy.

(Tim BantenLink)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply