Bayi 2 Bulan Tanpa Tempurung Kepala Butuh Penanganan Khusus



Bayi 2 bulan dengan benjolan di dahi dan tanpa tempurung kepala di desa Sarakan, kecamatan Sepatan yang membutuhkan penanganan kesehatan secara khusus

KABTANGERANG | BantenCitizen — Bayi berusia dua bulan dari pasangan tomi dan napsia terlahir dengan benjolan di tengah dahi dan tanpa tempurung kepala.

Kedua orang tua si bayi tersebut mengaku pasrah ikhlas dengan kondisi anak ke tujuh nya yang dalam keadaan seperti itu.

Diri nya tetap berharap anak nya dapat di besarkan sebagai mana seperti anak – anak yang lain nya.

Tomi ayah dari si bayi mengungkapkan ” saya tetap ikhlas pak dengan kondisi anak ( bayi_red) saya yang kaya gini ” katanya.

” awalnya saya merahasiakan kondisi kelahiran bayi saya, karna saya tidak mau terlalu banyak orang lain tahu ” tambahnya

Ayah bayi tersebut tidak ingin membuat repot para saudara dan tetangga – tetangganya, karna kesehariannya pun hidup dalam kemandirian tanpa mau menerima belas kasih.

Namun melihat tentang kondisi si bayi, perlunya penanganan khusus pemerintah kabupaten tangerang atau dinas kesehatan agar dapat memberikan penanganan serta perhatian ke pada si bayi yang dalam kondisi tersebut.

Kelompok kerja lembaga perlindungan anak ( Pokja LPA ) sepatan bersama kepala desa ( kades ) Sarakan menyambangi kekediaman si bayi, yang berada di kampung pisangan baru jembatan item, kecamatan sepatan, kabupaten tangerang, kamis ( 18/1)

Sukra kepala desa ( Kades) sarakan diri nya berharaf ” saya akan berupaya coba untuk berkoordinasi kepada pihak – pihak terkait ” katanya

” saya pun berharap pada saudara – saudara ( kaka – kaka _red ) pokja LPA sepatan untuk dapat sama – sama membantu saling berkoordinasi sama pihak – pihak terkait , agar segera mendapatkan solusi terbaik untuk bayi pak tomi ” tambah sukra.

Tidak terlepas dari tupoksinya sebagai kepala desa dirinya akan coba upayakan terus berkoordinasi agar segera mendapatkan penanganan khusus.

(Kr: Haeru Around)

Leave a Reply