Diduga Tipu Anggota Rp 30 Juta Ketua PSMTI Dilaporkan ke Polisi

Berkas LP

KOTATANGERANG | BantenLink — Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Edi Kim, seharusnya memiliki jiwa sosial tinggi, sabar, membimbing, siaga menolong, dan menjadi tali pemersatu warga keturunan Tionghoa. Namun kenyataannya dirinya dilaporkan ke Polsek Neglasari, Kota Tangerang karena dugaan atas kelakuan negatifnya.

Seperti yang diceritakan yang mengaku korbannya bernama Ersie. Edi Lim telah dilaporkan pada pihak kepolisian dengan nomor pelaporan LP/274/B/XII/2017/PMJ/Restro TNG Kota/Sek Negla, terkait dengan kasus dugaan penipuan seperti yang dimaksudkan Pasal 378 KUHP. Hal ini tentu sangat memalukan dan mencoreng nama baik PSMTI, karena telah meminta imbalan untuk kinerjanya.

“Edi Lim, bergaya dengan perhitungan seperti seorang profesional saja, tanpa mempertimbangkan yang meminta bantuannya adalah anggotanya dari paguyuban yang dipimpinnya sendiri, yakni PSMTI,” terang Ersie yang mengaku menjadi korban Edi Lim.



Ditambahkan Ersie, awalnya sebagai anggota PSMTI yang cukup aktif, namun tiba-tiba dikeluarkan, semenjak menagih uangnya sebesar Rp 30 juta, yang diakui Edi Lim digunakan untuk diserahkan kepada Suh yang disebut-sebutnya sebagai Jaksa di Kabupaten Tangerang, yang akan membantu kasusnya di Kejaksaan.

“Saya memang tersangkut kasus dengan PT tempat saya bekerja dulu, tapi saya masih berusaha menyelesaikan sendiri secara kekeluargaan. Kemudian datang baik-baik untuk minta tolong pada Edi Lim agar dibantu dalam menyelesaikan permasalahan. Eh, ketua saya malah meminta duit Rp 30 juta untuk dikasih ke seseorang yang katanya jaksa,” papar Ersie menceritakan kejadian yang dialaminya.

Ersie percaya saja apa yang disampaikan Edi Lim, karena sebagai Ketua PSMTI. Dirinya pun memberikan uang yang diminta. Tapi kenyataannya, lanjutnya, hingga berapa waktu berlalu, Edi Lim tidak memberi-beri tahu kabar lagi. Karena sepertinya melakukan penipuan, akhirnya dilaporkan Ersie pada polisi.

“Pokoknya saya mau duit saya dapat kembali utuh Rp 30 juta,” tegas Ersie lagi.

Namun, lantaran Ersie menagih uang yang dititipkannya, Edy Lim malah dengan sombongnya menantang permintaan pengembalian uang anggotanya di PSMTI.

“Silahkan laporkan aja ke polisi kalo kamu berani, Saya gak takut,” balas Edi Lim seperti ditirukan Ersie.

Benar saja, sampai dengan berita ini ditayangkan, baru istri Edi Lim yang datang ke kepolisian karena dipanggil sebagai saksi. Dan belum ada kelanjutan beritanya. (Indra/Tim)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply