Owner Lubana Sengkol Group akan Wakafkan Mesjid Senilai Rp 3 Miliar di Tangerang Selatan



Drs H Moh Saleh Asnawi MA MH dan Dra Hj Mahmudah MPd

Mesjid Al Mahmudah Kota Tangerang Selatan

TANGERANGSELATAN | BantenLink — Sungguh mulia hati Drs H Moh Saleh Asnawi dan Dra Hj Mahmudah MPd, selaku owner perusahaan wisata kuliner plus properti Lubana Sengkol Group. Betapa tidak, di sela geliat kemajuan usaha, pasangan ini tidak lupa berkiprah untuk habluminallah dan habluminannas. Tekadnya membangun mesjid tak lain karena ketaatan diri dan demi kemaslahatan umat.

Seperti halnya dengan sudah dibangunnya sebuah mesjid terbilang megah dan berdiri di kawasan Serpong Lagoon, Kota Tangerang Selatan yang dibangun oleh tokoh kelahiran Lampung tersebut. Membangun mesjid, menurutnya, sebagai ladang amal ibadah yang pahalanya akan terus-menerus mengalir. Maka demi hal spiritual itu, tak heran jika Drs H Moh Saleh Asnawi MA MH mendirikan Rumah Allah dengan dana senilai Rp 3 Miliar yang disisihkan dari keuntungan perusahaan miliknya. Bagi mukminin ini yang terpenting, ketika menjadi milik masyarakat, nantinya akan menjadi amal jariyah, karena dijadikan sebagai tempat beribadah shalat, mengaji dan pusat kebudayaan Islam.

Menurut Drs H Moh Saleh Asnawi MA MH, dalam waktu dekat ini mesjid yang sudah beberapa waktu mulai digunakan itu diberi nama Al Mahmudah, mirip nama istrinya. Dalam waktu dekat pula, akan segera diresmikan dan diwakafkan pada masyarakat. Dirinya menjelaskan, sebagai prosesnya lebih dulu menghadiahkan pada isterinya Dra Hj Mahmudah MPd, baru kemudian secara resmi akan diwakafkan mantan PNS yang dulu menjadi guru itu kepada masyarakat Kelurahan Muncul, Tangerang Selatan.

“Besarnya perhatian kami untuk membangun mesjid di sini, tak lain karena berdomisili disini, dan kebetulan isteri saya rajin mengaji dan menjadi pengurus majlis taklim bersama warga sini. Dengan adanya mesjid Al Mahmudah, diharapkan akan menjadi tempat shalat, mengaji dan tempat kegiatan peringatan hari besar Islam dan lainnya,” papar Drs H Moh Saleh Asnawi MSi pada bantenlink.com, Sabtu (6/1/2018).

Disebutkannya, mesjid Al Mahmudah yang dapat menampung 5000 jamaah itu dibangun di atas lahan seluas 1500 meter miliknya dengan biaya pribadi, dan hingga saat ini telah menelan biaya senilai labih dari Rp 3 Miliar. Separuh lahannya dibangun untuk bangunan, sedang separuh lagi dijadikan untuk tempat parkir dan taman.

“Kondisi keseluruhan bangunan mesjid diperkirakan sudah rampung 99 persen. Ini sebenarnya, merupakan mesjid kedua setelah mesjid pertama kami bangun beberapa waktu lalu di kampung, Talangpadang, Lampung. Ceritanya, dulu sebelum mesjid dibangun, sebagai rumah untuk hadiah perkawinan saya dengan istri. Saya belikan rumah di kampung, tapi akhirnya kami jadikan mesjid, dan telah diwakafkan untuk tempat ibadah masyarakat di sana. Terus, untuk lebih afdol dan sempurnanya, saya bangun pula mesjid yang diminta istri di sini, lalu saya berikan sebagai hadiah perkawinan saya dengan istri, yang nantinya akan diwakafkan istri saya lagi,” imbuh pria ramah itu menceritakan motif keluarganya yang telah lama mencita-citakan ingin membangun mesjid dengan dana sendiri.

Rencananya, pada peresmian mesjid Al Mahmudah nanti, akan mengundang pimpinan pemerintah, tokoh dan masyarakat Kota Tangerang Selatan. Saat itu Dra Hj Mahmudah MPd  akan mewakafkan masjid yang dihadiahkan suaminya untuknya kepada umum, dengan catatan tidak boleh dikuasai perorangan atau sekelompok golongan tertentu saja.

Catatan bantenlink.com, meskipun kesuksesan dalam bisnis, pemerintahan dan keluarga telah diraih Drs H Moh Saleh Asnawi MA MH dan Hj Dra Mahmudah MPd, tapi tak mau melalaikan ajaran agama. Sifat baik seperti ini seharusnya perlu diteladani pengusaha muslim yang lain. Tentunya lagi, bisa dijadikan sebagai gambaran sesungguhnya tentang ketaatan sosok insan yang sukses dalam kehidupan dalam mematuhi perintah-Nya. Selain patuh dalam menjalankan perintah agama, juga sebagai kepedulian memberikan manfaat dengan sesama umat Islam. (Nyayu Titing/Edy Tanjung)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply