Dugaan Tipikor, Lelang Batal Bina Marga Kab Tangerang Rp 2 Miliar Dananya Dicairkan



Bukti lelang DBMSDA Kabupaten Tangerang yang sudah dibatalkan

KABTANGERANG | BantenLink — Pengadaan material bahan pemeliharaan pada Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) atau Bina Marga Kabupaten Tangerang tahun Anggaran 2017, ditengarai¬† bermasalah. Pasalnya, salah satu pengadaan barang, dengan kode lelang 6743333, meskipun dibatalkan tetapi pengadaannya tetap dilaksanakan.

Terkait datangnya material ke workshop DBMSDA yang lelangnya sudah dibatalkan itu, Dinas Bina Marga diduga bersekongkol dengan Sekretariat Daerah selaku salah satu pemegang kebijakan dalam memutuskan anggaran.

“Sebagai bukti tambahan, dari hasil penelusuran, tidak ditemukan lagi atau telah hilang judul pengadaan barang tersebut dari laman pengadaan barang dan jasa Pemerintah Kabupaten Tangerang,” ungkap seorang sumber pada bantenlink.com, Jumat (5/1/2017).

Bahkan saat hal itu ditelusuri pada hari yang sama, Endang selaku Kepala Workshop Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang, maupun Pokja IV ULP Kabupaten Tangerang,tidak dapat ditemui di tempat kerjanya.

Lebih jauh informasi yang diperoleh bantenlink.com, menunjukkan bahwa Pokja IV Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tangerang, telah membatalkan lelang pada tanggal 20 November 2017 pukul 22.58 WIB, atau waktu server.

“Alasan pembatalannya, tidak didapatkan penyedia yang lulus evaluasi administrasi, teknis, dan harga. Terlebih setelah pembatalan lelang itu, tidak ada pengumuman lanjutan terkait pengadaan barang tersebut,” imbuh sumber tersebut

Anehnya lagi, pengadaan barang dengan pagu Rp 2.500.000.000,00 dan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 2.462.579.000,00 tersebut, tetap dilaksanakan dan terealisasi dengan turunnya Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dengan nominal sekitar Rp 2 Milyar pada hari Minggu, 31 Desember 2017. Dananya pun bisa dicairkan setelah di hari kerja tahun 2018.

Dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di DBMSDA Kabupaten Tangerang dikuatkan dengan adanya Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan temuan di lapangan. Material yang akan digunakan untuk bahan pemeliharaan banyak berdatangan ke workshop Bina Marga atau DBMSDA, di kawasan kecamatan Curug. Patut disangkakan, banyak material yang tidak sesuai dengan RAB, baik dari segi volume maupun mutunya.

Baca Juga: https://www.bantenlink.com/read/7703/tipikor-kadis-bina-marga-kab-tangerang-terima-barang-anggaran-2017-tahun-2018.html

“Ada juga yang di RAB terdaftar namun diduga materialnya tidak datang,” jelasnya informan bantenlink.com itu lagi. (Indra/Edy)

Pengadaan barang yang disimpan di Workshop Bina Marga Kab Tangerang untuk yang lelangnya sudah dibatalkan

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply