Guru Pedofil Ditinggal Istri, Sodomi 25 Anak Dekat Pesantren




TANGERANG | BantenLink — Karena istri telah tiga bulan menjadi TKW di Malaysia, seorang guru honorer, WS alias Babeh, mencabuli 25 anak yang meminta ajian semar mesem untuk mengobati orang sakit padanya.

Pedofil yang berprofesi guru honorer bertugas di salah satu sekolah di wilayah Rajeg itu, mengaku didatangi anak-anak yang menjadi korbannya di rumahnya, di kampung Sakem, desa Tamiang, kecamatan Gunungkaler, Kabupaten Tangerang.

Menurut Kapolres Kota Tangerang, Kombes Sabilul Alif, tersangka menjanjikan pada para korbannya, bersedia memberikan ajian asal ada mahar atau pembayaran dengan uang. Tapi karena anak-anak tidak memiliki uang, disebut tersangka tidak apa-apa kalau bersedia disodomi.

“Tersangka mengklaim memiliki suara bagus sehingga banyak anak dekat pesantren yang mendatanginya,” ungkap Sabilul Alif melalui akun media sosial miliknya.

Kombes yang baru sehari naik pangkat dari AKB itu membeberkan, penangkapan tersangka dilakukan dalam merespon SMS warga yang melaporkan kasus kekerasan seksual terhadap anak-anak.

“Berawal dari SMS itu, saya memerintahkan Kasat Reskrim Kompol Wiwin Setiawan untuk melakukan penyelidikan dan menindaklanjuti informasi itu,” imbuh Kapolresta Tangerang.

Ditambahkan Sabilul Alif, peristiwa tidak langsung diekspos, mengingat kepentingan penyelidikan dan harus menelusuri anak-anak lain yang menjadi korban.

“Selain itu, pertimbangan untuk melindungi hak-hak anak, termasuk faktor psikologis. Penanganan komprehensif juga kami lakukan agar tersangka tidak diamuk massa,” ungkap Kapolres Sabilul Alif.

Lebih jauh terangnya, dari hasil penyelidikan, akhirnya Sat Reskrim Unit V PPA, dibawah pimpinan Kanit PPA Ipda Iwan Dewantoro bersama 4 anggotanya, melakukan penangkapan terhadap tersangka WS alias Babeh di kediamannya pada 20 Desember yang lalu. (Edy Tanjung)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply