Aneh, Drainase Samprok Kab Tangerang Dikerjakan 31 Desember 2017



Pengerjaan saluran air di kampung Samprok Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cikupa yang baru dilaksanakan 29 Desember 2017 dan masih dikerjakan hingga 31 Desember 2017

TANGERANG | BantenLink — Slogan Tangerang Gemilang Bupati Tangerang A Zaki Iskandar tercoreng pengerjaan proyek drainase di jalan raya kampung Samprok, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang diduga menyalahi aturan.

Aktivis LSM Rumah Mutiara, Edy, mengemukakan per tanggal 31 Desember 2017, seharusnya tidak ada lagi pengerjaan proyek Pemda, karena sudah harus dilaporkan progresnya. Namun jangan itu, proyek itu, terus dikerjakan kuli gali tanpa didampingi pelaksana dan ada pengawasan.

“Namun kenyataannya, proyek drainase tanpa plang tersebut terus dipaksakan pengerjaan seperti ada pembiaran oleh Kadis Bina Marga dan Sumberdaya Air. Seharusnya tidak ada lagi proyek dan tak ada lagi pembayaran,” ucapnya.

Pengamatannya, salah proyek drainase dengan panel beton berukuran lebar 60 cm sepanjang baru dikerjakan pada tanggal 29 Desember 2017 dengan pemborong pekerjaan bernama Maman dengan Mandor Tarjo. Pengerjaan nampak dilakukan kuli dengan sistem buru-buru sehingga dapat diduga diragukan mutunya.

“Selain tak ada plang proyek Pemda Kab Tangerang, di lokasi juga tidak diawasi PPTK ataupun Pengawas dari Dinas. Mungkin mereka takut kelihatan mengumpet karena proyek telah menyalahi aturan. Hal inilah yang membuat kinerja Bupati Tangerang yang menggalakkan Tangerang Gemilang tercoreng,” tandasnya. (Tim BL)

Panel beton drainase yang masih menumpuk di jalan Samprok, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply