Polisi Tangsel Tembak Begal Sadis Terekam CCTV di ICE BSD



Peristiwa Begal di Greencope BSD City yang tertangkap kamera CCTV

TANGERANG | BantenLink — Pengarahan Kapolda Metro Jaya, Irjend Pol Drs Idham Aziz MSi, di Jakarta pada Selasa 19 Desember 2017, memerintahkan agar Perwira berdinas di Sat Reskrim bertindak tegas menumpas pelaku kejahatan atau premanisme. Terkait hal itu, Polres Tangerang Selatan dibawah pimpinan AKBP Fadli Widiyanto SiK SH MH, siap menjalankan perintah atasan.

“Dua hari kemudian setelah adanya perintah atasan, anggota Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan menembak kaki kiri dan menangkap Angga, salah seorang tersangka begal sadis yang melukai 3 korban, yang terekam CCTV di jembatan Greencove kawasan BSD. Sedangkan Firdaus yang sedang bersamanya kabur meloloskan diri,” ungkap AKBP Fadli Widiyanto.

Disebutkannya, tersangka Angga sebelumnya melawan petugas saat mau melakukan penangkapan di belakang Hall ICE, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Kamis (21/12/2017) sekitar jam 02.30 WIB dinihari

Pasca melakukan aksinya, dua begal yang menjadi buronan tim Reskrim Polres Tangerang Selatan, Firdaus dan Angga, melakukan perampasan sepeda motor Fino warna biru dan handphone dan melukai pemiliknya Anjas, serta dua temannya Aditya dan Dendy, saat nongkrong bersama dua temannya nongkrong di sekitar jembatan Greencove kawasan BSD pada Jumat 17 Desember 2017 pukul 22.30 lalu.

“Tim Reskrim Polres Tangerang Selatan mengembangkan laporan korban dan melakukan penyelidikan serta mendalami rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian. Akhirnya berhasil mengamankan Angga (21), sedangkan rekannya bernama Firdaus berhasil kembali dan masih terus kami kejar. Keduanya diduga sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan dijerat pasal 365 KUHPidana,” papar Kapolres Tangerang Selatan.

Diceritakannya, saat Anjas beserta temannya sedang nongkrong di jembatan dekat Froggy, Firdaus dan Angga yang mengendarai sepeda motor Scopy merah menghampiri ketiga korbannya. Sementara, diduga ada empat lagi teman Firdaus dengan dua motor yang sengaja mengamati dan menunggui.

“Awalnya, kedua tersangka hanya melintas di jembatan Greencove jalan Froggy BSD. Namun setelah melihat Anjas dua temannya asik nongkrong, timbul niat jahat Firdaus dan Angga melakukan begal, sehingga putar balik melawan arah. Awalnya Firdaus menanyakan Aditya orang mana, tapi tidak dijawabnya.

Kemudian pelaku dengan tangan kirinya memegang bahu korban dan berdiri berhadapan. Saat itulah Firdaus menusukkan sebilah pisau belati dan mengenai bagian siku tangan kiri korban, termasuk melukai Aditya dan Denys.

Setelah itu korban melarikan diri dan mendatangi Polsek untuk melaporkan kejadiannya. Kedua tersangka berhasil membawa kabur sepeda motor dan handphone milik Anjas.

Kedua teman korban, Aditya dan Denys ketakutan dan melarikan diri. Setelah itu pelaku kabur dengan membawa satu sepeda motor Yamaha Fino milik Aditya.

Pada Kamis 21 Desember 2017 pukul 02.30 WIB di belakang hall ICE BSD, dan Firdaus bernama Angga sempat berbicara, namun langsung kabur ketika melihat kedatangan polisi.

Namun karena Angga melawan saat akan diamankan petugas, sehingga menembak kaki kirinya. Sedang Firdaus berhasil melarikan diri.

Dari keterangan Angga, hasil kejahatan perampasan sepeda motor Fino biru dan handphone yang dirampasnya bersama Firdaus dijual pelaku kepada orang yang tidak dikenal, karena bertemu di jalan. (Edy Tanjung)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply