Polres dengan Stakeholder Bandara Soetta Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru



Kapolres Bandara Soetta, Wakapolres, Kabid Humas dan wartawan saat makan siang bersama, Jumat (15/12/2017)

JAKARTA | BantenLink — Menjelang hari Natal 25 Desember 2017 dan malam Tahun Baru 2018, Kapolres Bandar Udara Soekarno Hatta (Bandara Soetta) selaku pejabat yang banyak mengetahui tugas dan fungsi wartawan, Jumat (15/12/1017), mengadakan audensi dengan sejumlah wartawan terkait pelayanan keamanan di bandara internasional sebagai etalase negara. Berikut laporan bantenlink.com.

LAPORAN: NYAYU TITING
EDITOR: EDY TANJUNG

Kapolres Bandara Soetta, AKBP Akhmad Yusep Gunawan SH SIK MH, dalam melaksanakan Operasi Lilin menyambut perayaan Hari Natal dan Tahun Baru, meminta dukungan semua pihak, stakeholder dan media sebagai mitra untuk menyukseskan operasi lilin pengamanan yang dilakukan kepolisian.

“Selaku Kapolres Bandar Udara Soekarno Hatta yang baru, sekaligus mengetahui fungsi wartawan zaman now karena sebelumnya pernah mengurusinya, mengharapkan adanya informasi yang baik dan berdampak positif dalam terciptanya kondisi yang aman, nyaman dan terkendali. Seperti diketahui, Bandara Soetta sebagai tempat berkumpul masyarakat internasional, sehingga begitu penting disampaikan agar pada saat apapun tidak terjadi pergesekan di bandara internasional ini sebagai etalase negara,” ucap AKBP Akhmad Yusep Gunawan, Jumat (15/12/2017).

Didampingi Wakapolres AKBP Siwi Erma Indriyani SIK dan Kasubdit Humas IPDA Prayogo, Kapolres yang dilantik sejak 6 Desember 2017 ini menerangkan, sebagai etalase negara, Bandara Soetta menjadikan orang dari dalam dan luar negeri bertemu, sehingga merupakan masyarakat terbaik karena semuanya harus taat aturan.

“Tentunya, dengan pelayanan yang baik dengan kerjasama berbagai stakeholder akan lebih mudah dicapai. Termasuk didalamnya adanya kerjasama pihak media berfungsi mengimbangi informasi hias yang beredar,” kata pejabat kepolisian yang pernah berkarir sebagai Kapolres Kediri Kabupaten dan Kapolres Jombang ini.

Disampaikannya, berdasarkan samping yang dilakukan, ada sebanyak 170 ribu warga masyarakat internasional yang berbeda asal, latar belakang, semuanya minta dilayani. Setiap hari ada 70 ribu kenderaan masuk dan keluar Bandara Soetta, sebanyak 22 ribu penumpang dalam 20 rit pulang-pergi perjalanan keretaapi dari ujung Bekasi dan Jakarta.
“Jadi, mulai masuk pintu tol, parkir, berangkat dan pulang penerbangan, di tempat internasional seluas 1600 hektar dengan 3 terminal ini memiliki fasilitas Kepolisian, Imigrasi, Beacukai, Karantina, Angkasa Pura 2 dan lainnya, dimana semua melaksanakan tugas sesuai aturan,” papar mantan Wadireskrimsus Polda Metro Jaya dan Kasubdit Indagsi di Polda Jatim itu.

Sehubungan pergantian 2017 dan memasuki tahun 2018, tambahnya, banyak ancaman agar dapat diantisipasi dan penting disampaikan melalui peranan media yang mengimbangi beredarnya hoax. Termasuk menghadapi isu-isu yang berkembang, seperti masalah terorisme dan terakhir munculnya pernyataan kontroversi Donald Trump yang bisa memancing berbagai aksi.

“Sebenarnya pengaman di Bandara tidak hanya menjelang Natal dan Tahun Baru saja dilakukan. Pengamanan Bandara Soetta secara maksimal yang terbaru dilakukan baru dengan kedatangan Presiden dan Tamu Negara yang datang dan berangkat ke Bali baru-baru-baru ini. Termasuk rutinitas banyaknya masyarakat pergi pulang TKI dan haji umroh,” tandasnya. | (Titing/Edy)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply