Todong Pemotor Pakai Clurit, 2 Bocah 1 Pemuda Diamankan Polisi



TANGERANG | BantenLink — Sudah tak sekolah pekerjaan pun bikin malu orang tua, begitu kira-kira yang dilakukan FR (16), MAHP (16), IH (18). Meski dua diantaranya masih terbilang bocah ingusan dan pemuda ini, kriminalitas yang mereka lakukan luar biasa.

Catatan di kepolisian ketiganya sudah 13 kali melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan kekerasan. Namun pada Senin, 11 Desember 2017 sekitar pukul 01.30 WIB, aksi mereka berhenti. Ketiganya akhirnya tak bisa berkutik lagi setelah dibekuk polisi yang sedang patroli.

Saat melakukan tindak kriminal terakhir di Jalan Raya Graha Raya, Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel, ketiganya diringkus tim Reskrim Polres Tangsel.FR, MHAP dan IH diamankan saat tertangkap tangan akan mencuri motor milik Muhammad (26), yang sedang mengendarai motor di jalan raya. Ya, Aksi nekat itu akhirnya digagalkan Tim Vipers Satreskrim Polres Kota Tangerang Selatan.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto SIK SH MH dan Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP A Alexander SH SIK MM MSi menyebutkan, pihaknya mengamankan 3 pelaku diduga telah melakukan tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan dan kekerasan dengan dasar Pasal 53 jo 363 KUHPidana dan Pasal 365 KUHPidana.

“Dua anak dibawah umur dan satu pemuda itu berstatus putus sekolah. Dalam melakukan aksi percobaan pencurian dengan pemberatan dan kekerasan, ketiganya juga meminta sejumlah uang kepada korban bernama Nur Muhammad Agung. Modusnya, saat berkendara korban dihentikan FR, yang membawa senjata tajam clurit. dibantu MAHP. Ketiga tersangka berniat mencuri, sedangkan IH teman tersangka lainnya bertugas mengendarai motor yang digunakan untuk kejahatan,” papar Kapolres Tangse AKBP Fadly Widiyanto.

Bersama Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP A Alexander, Kapolres mengungkapkan, saat korban menolak pemaksaan, korban ditodong salah seorang pelaku dengan clurit. Meminta paksa motor dan uang milik korban.

Lanjut Kapolres Tangsel, para tersangka tidak menyangka sedang dibuntuti Team Vipers Reskrim Tangsel sejak dari wilayah Ciledug, Kota Tangerang. Mengetahui polisi sedang patroli, para pelaku kabur. Namun saat di perumahan Cluster Dahlia, sampai akhirnya tak berkutik, diamankan sejumlah warga yang sedang menonton pertandingan sepak bola di televisi. Untungnya, kemarahan warga pada para tersangka bisa diredam dan polisi langsung membawanya ke Makopolres Tangerang Selatan.

“Dari database dan hasil interogasi tim Vipers, para pelaku adalah kelompok yang sudah sering melakukan pencurian dengan modus yang sama. Di Tanah Abang, Jakarta Pusat sebanyak 2 kali, di Ciledug Kota Tangerang 4 kali, di Kalideres Jakarta Barat 2 kali, di Pondokaren Tangerang Selatan 3 kali dan Serpong Tangerang Selatan 2 kali,” tegas Kapolres Tangsel.

Polisi, imbuhnya, sedang mendalami dan menindaklanjuti dugaan tindakan pidana yang dilakukan dua anak di bawah umur dan satu pemuda itu. Selain itu menghubungi orang tua, Bapas dan P2TP2A untuk kepentingan pendampingan pemeriksaan terhadap dua anak sebagai terduga pelaku kejahatan. (Edy Tanjung)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply