Inspektur Pembantu Pemkab Tangerang Meninggal Mendadak di Mobilnya

Slamet Isbianto

TANGERANG | BantenLink — Inspektur Pembantu (Irban) pada Inspektorat Pemerintah Kabupaten Tangerang meninggal mendadak saat akan berdinas di Puspemkab Tigaraksa, Rabu (6/12/2017).

Slamet Isbianto SSos yang lahir di Jakarta 4 Mei 1960 beralamat di Komplek Tajur Jalan Arjuna Blok A No 3 Ciledug, Tangerang, pada Rabu 6 Desember 2017 pukul 08.15 WIB ditemukan sudah tak bernyawa di dalam mobil Toyota Rush bernopol B 1566 RFQ, miliknya yang mendadak berhenti di jalan raya Alam Sutra, depan SPBU, Kelurahan Pakulonan, Serpong Utara Tangerang Selatan.

Pejabat Pemkab yang sebelumnya berdinas sebagai Kabag Humas dan Sekdis Koperasi Kabupaten Tangerang, ditemukan Reza Darmansyah dan Ferry Sofyan tersandar di belakang kemudi mobil yang dikendarainya.



“Saat itu korban berangkat bekerja dengan mengendarai mobil melewati jalan raya Alam Sutra. Reza dan Ferry yang melihat mobil berhenti berada di sebelahnya langsung mengetuk pintu sebelah sopir dan melihat korban sudah bersandar ke pintu kemudi,” terang Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander SH, pada rilis yang dikirim pada bantenlink.com

Ditambahkannya, melihat hal itu keduanya memecahkan kaca mobil belakang sebelah kiri untuk mengeluarkan korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat, Omni Hospital Alam Sutera. Namun setelah sampai di rumah sakit baru diketahui korban sudah meninggal dunia.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan menurut keluarga Slamet Isbianto, sebelumnya memiliki riwayat sakit jantung,” terang Alex.

Sementara, saat bantenlink.com siang menemui orang yang pernah menjadi rekan kerjanya, Karno, di Bagian Kominfo Pemkab Tangerang membenarkan informasi tersebut. “Kami baru mau melayat ke rumah duka,” ujar Karno.

Sedangkan seorang teman satu almamater Slamet di Jurusan Komunikasi Untag Jakarta, juga merasa kaget mengetahui kabar temannya yang sering bertemu di Humas Setda Kabupaten Tangerang.

“Gak nyangka Ngkong Slamet yang meninggal. Beberapa hari lalu saya sempat ditelepon beliau yang menyatakan sudah pindah dari Sekdis Koperasi ke Irban Inspektorat,” katanya.

Sempat juga, tambah Edy, Slamet mengajaknya bertemu, namun belum ada waktu yang pas untuk pertemuannya. “Si Ngkong yang pernah bekerja di Departemen Penerangan, juga minta tolong diambilkan ijazah sarjananya yang belum diambilnya,” tandas Edy
(Tim)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply