Ini Sebab Pidana Fidusia: Tak Sesuai Kemauan & Kemampuan

Salah satu mobil sebagai barang bukti tindak pidana Fidusia


Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP A Alexander, memberikan keterangan pers tentang tindak pidana Fidusia

TANGSEL | BantenLink — Hati-hatilah jika mengredit barang mewah semacam kenderaan bermotor. Karena mencakup soal hak dan kewajiban, bisa jadi nantinya berujung pidana jika anda melanggar perjanjian. Setidaknya, barang tersebut untuk sementara diamankan pihak kepolisian.



Seperti yang nampak di halaman Mapolres Tangerang Selatan, Jumat (1/12/2017). Diduga lantaran adanya pelanggaran perjanjian Fidusia, sebanyak 13 mobil berbagai merek yang BPKB (Buku Pemilik Kenderaan Bermotor)nya masih di leasing diamankan pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP A Alexander SH SIK MM MSi, mengatakan semua mobil tersebut sebagai barang bukti 30 perkara jaminan Fidusia yang disita sementara sejak bulan Agustus hingga November 2017.

Untuk itu dia pesankan, agar kasus serupa tidak terjadi, masyarakat yang melakukan kredit harus menyesuaikan kemauan dan kemampuan serta mematuhi perjanjian dengan perusahaan pembiayaan.

“Pengamanan barang-barang berupa mobil berbagai merek dilakukan berdasarkan laporan beberapa Leasing. Modus pengaduan, pelaku pidana memberikan keterangan menyesatkan untuk melarikan, mengalihkan objek Fidusia dan menerima barang yang diduga hasil kejahatan,” ujarnya.

Alexander menambahkan, meski diharapkan ada kesepakatan para pihak di perkara Fidusia, serta adanya UU No 8 Tentang Perlindungan Konsumen, namun Pasal UURI No 42 Th 1999, Pasal 36 UU RI No 42 Th 1999 Tentang Jaminan Fidusia dan Pasal 40 KUHP bisa menjerat pemberi Fidusia.

“Pidananya 1 sampai 5 tahun dan denda Rp 10 juta sampai Rp 100 juta bagi yang menghilangkan dan memberikan keterangan menyesatkan. Atau pidana hingga 2 tahun dan denda sampai Rp 50 juta bagi pemberi Fidusia yang menggadaikan objek jaminannya,” imbuh Alex.

Ditambahkannya, dalam KUHP sendiri, pelaku dan pihak lain bisa dihukum sampai 4 tahun bila bersekongkol membeli, menyewa, menggadaikan, menukar, menghadiahkan, mencari keuntungan membawa atau menyembunyikan barang yang disangkakan diperoleh dari kejahatan. (Titing/Edy)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply