RS SILOAM KARAWACI : MINIMNYA FASILITAS MUSOLAH

Pengunjung dan keluarga pasien yang sedang dirawat di rumah sakit Siloam Karawaci mengeluhkan minimnya fasilitas musolah yang ada disana. Kapasitas saat shalat berjamaah hanya sekitar 30 orang untuk pria, dan sekitar 10 orang saja untuk wanitanya. Ada empat antrian panjang untuk menunggu shalat berjamaah berikutnya di lorong yang sempit. Sehingga adasekitar begitu banyak orang harus antri menunggu sampai jamaah pertama selesai, hingga rombongan berikutnya untuk shalat berjamaah kedua, ketiga, keempat  dan seterusnya. Salah satu pengunjung, Sanusi warga Tangerang mengatakan,”Saya  sudah beberapa kali menyampaikan kondisi ini kepada manajemen RS Siloam namun kelihatannya kurang ditanggapi”. Padahal rumah sakit sebesar Siloam seyogyanya bisa memperhatikan kenyamanan keluarga pasien dan pengunjungnya untuk bisa beribadah dengan tertib dan khusyu.  Beberapa orang yang kami tanyakan juga mengeluhkan hal yang sama dengan kurang  pantasnya tempat ibadah tersebut.



Saat beribadah di musolah tersebut kondisinya memang kurang layak untuk sebuah rumah sakit semegah Siloam. Untuk menuju  musolah kita harus berada di lantai satu yang lokasinya juga agak pojok gedung tersebut.   Namun keadaan musolah nampak cukup bersih dengan dilengkapi mesin pendingin. Musolah tersebut ramai dikunjungi termasuk para pegawai medis dan non medis yang bekerja disana.

Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Leave a Reply