Polsek Mauk Berhasil Pancing Penggelap Motor Rp 3 Juta

ARM


Barang bukti

Penangkapan pelaku dugaan penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor di lakukan dengan sangat dramatis.

Sumiati yang sebelum nya telah membuat laporan ke mapolsek mauk, dengan Surat, laporan nomor : LP / K / 28 / XI / 2017 / Sek-Mauk, tanggal 06 November 2017.

ARM pelaku yang sudah beberapa pekan ini dicari – cari oleh kepolisian Mauk Dan akhirnya berbuah hasil.

Berkat kerjasama anggota reskrim dan SUMIATI/UMI saksi korban, memancing ARM untuk diajak ketemuan.

” Saya pancing ARM sesuai saran dari pak polisi, dan pake handpone dengan nomer yang gak dikenal, akhirnya saya telpon si ARM mau diajak ketemuan sama saya ” kata UMI.

tanpa diperkirakan sebelumnya akhirnya ARM menghubungi Sumiati ke no handpone yang biasa digunakan, pada jum’at dini hari tanggal 24 november 2017, diperkirakan pukul,¬† 03 : 24 Wib.

Dari percakapan via telpon selular sumiati diajak ketemuan di jalan merdeka kota tangerang tapi tidak ketemu.

sumiati memutuskan untuk pulang karna ditempat yang dijanjikan ARM tidak ada, setelah dirinya berada didalam angkot lalu telpon selularnya berdering, pas dilihat ARM menghubungi dirinya.

Dengan rasa keinginan berharap bertemu ARM akhirny sumiati turun dari angkot, dan menunggu ARM untuk ketemu di daerah bundaran pasar baru kota tangerang.

Setelah dirinya bertemu ARM, Sumiati diajak keliling – keliling terus mengikuti apa yang di inginkan ARM.



Menurut pengakuan Sumiati ARM sempat meminta Uang, dengan alasan untuk berobat ” saya gak bawa uang lebih, yang saya bawa hanya cukup untuk ongkos aja, kalau mau uang hayu ikut kerumah ” jelasnya.

ARM pun tidak mau mengikuti apa yang ditawarkan Sumiati, dan akhirnya memutuskan untuk pulang.

Sore harinya masih dihari yang sama ARM telpon kepada sumiati menanyakan uang, dan akhirnya sumiati mengarahkan ARM untuk bertemu di kampung gintung tugu.

Dengan keadaan kesal campur cemas sumiati coba minta bantuan tetangga untuk menyergap ARM yang sudah membuat dirinya mengalami kerugian serta trauma.

Tanpa disadari ARM pun terpancing, mendatangi Sumiati Ke kampung Gintung tugu desa Kosambi kecamatan Sukadiri,Jum’at sore (24/11/17).

Setelah ARM datang kegintung tugu Sumiati di bantu dengan beberapa tetangga, meringkus dan menangkap ARM di dalam kendaraan angkot.

Sahroni tetangga sumiati yang membantu meringkus ARM, dengan membahayakan dirinya berusaha meraih kunci kendaraan yang dibawa kawan ARM, sementara kendaraan tersebut dalam posisi berjalan mau meninggalkan lokasi kampung gintung tugu.

” mobil angkot yang dinaikin ARM di setir sama kawan nya atau siapa saya gak tau..? pada saat saya tanya lu ARM ya, dan supirnya langsung starter kunci ngidupin mesin dan mau kabur, tapi kunci kontak berusaha saya paksa matiin sampai saya masuk sebagian kepala dan badan saya kedalam mobil dan dalam posisi berjalan ” katanya.

Tapi mobil tersebut berhasil diberhentikan, dan ARM pun ditarik keluar serta diamankan sahroni.

“Di lokasi kejadian pada saat itu ramai warga kurang lebih 100 orang tapi saya ingatkan, jangan sampai ada yang berbuat main hakim sendiri ” jelas sahroni.

Setelah ARM berhasil diamankan warga, sumiati memberi kabar kemaepolsek Mauk, Anggota reskrim mapolsek Mauk langsung datang kelokasi dan mengamankan terduga pelaku yang berinisial ARM.

menurut keterangan warga dilokasi pelaku langsung dibawa kemapolsek mauk.

Kapolsek mauk AKP teguh kuslantoro, SH. Saat di mintai keterangan via Whatsapp terkait tertangkapnya terduga pelaku penipuan dan penggelapan, dan menjawab ” Sudah mas ” ungkapnya.

Sesuai keterangan yang dihimpun bantenlink, pada saat diperiksa polisi, ARM memberi keterangan bahwa motor milik korban sudah dijual kepada seseorang yang tidak dikenal, di daerah kecamatan teluknaga, seharga 3 juta rupiah.

Kini ARM mendekam di sel tahanan Mapolsek Mauk guna mempertanggung jawabkan  perbuatannya, dan pelaku terancam dijerat pasal 378 dan atau 372 KUHPidana berkaitan penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. (Haeru Saroum)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply