Ini dia Alasan Batalnya Imbauan Memakai Kaus Bergambar Bupati Tangerang

Kosrudin Ketua PGRI Kabupaten Tangerang

TANGERANG | BantenLink — Meski sempat menuai kontroversi Gerak Jalan Sehat dalam memperingati Hari KORPRI, PGRI, Kesehatan Nasional dan Dharma Wanita pada 22 November 2017 akhirnya terlaksana.

Namun pemakaian kostum baju kaus yang pada bagian belakang bertuliskan “One Spirit One Goal dengan Bupati Tangerang A Zaki Iskandar dan Wakil Bupati Tangerang H Hermansyah, hanya sedikit yang memakainya.

Ketua PGRI Kabupaten Tangerang, Kosrudin, meskipun tidak lagi terkait dengan Dinas Pendidikan setempat pascabertugas di Dinas Tenaga Kerja dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, merupakan sosok penggagas di balik kegiatan gerak jalan .



“Anda kisaran 15-20 ribu orang peserta tumplek di Pemkab Tigaraksa. Tapi dengan seragam masing-masing,” ucapnya, Jumat (24/11/2017) pada bantenlink.com saat menyambangi di BPBD Kabupaten Tangerang di Kecamatan Curug.

Lebih jauh dikatakannya, begitu besarnya peranan guru dalam meramaikan acara. Namun sejak berbeda pandangan untuk dalam keseragaman kaus. Terlebih imbauan memakai kaus seragam dengan biaya sendiri.

“Darimana ada uang untuk membiayai pembuatan kostum kaus seragam sebanyak itu. Tidak ada anggaran pemda untuk kegiatan seperti ini. Tidak semua setuju kalau harus beli apalagi ada gambar yang dikaitkan dengan Pilkada Bupati 2018,” imbuh mantan Kabid Dikdasmen ini.

Lebih jauh diungkapkannya, akhirnya panitia merundingkannya dan berkonsultasi dengan bagian hukum dan pihak-pihak terkait termasuk KPUD sehingga dicabutnya imbauan tersebut. Apalagi tak dibiayai pemerintah dan murni sebagai partisipasi PGRI.

“Saya bersyukur, tanpa seragam yang sama pun kegiatan gerak jalan bisa berjalan dengan lancar. PGRI selalu sejalan dengan pemimpin daerah. Ini dibuktikan yang mengikuti gerak jalan mayoritas guru, bukan pegawai dinas atau kecamatan,” tandasnya. (Edy Tanjung)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply