Belum “Bayaran” Ijazah Ditahan, SMA Swasta Diadukan Alumni

TANGERANG | BantenLink — Siswi Alumni SMA MKGR Desa sarakan keluhkan ijasah nya ditahan pihak sekolah.

Hanya karna menunggak administrasi, hingga saat ini, siswi berinisial PH, tidak kunjung mendapat kan hak nya untuk memiliki ijasah, kamis (23/11/17).

PH sangat membutuhkan ijasah tersebut untuk kebutuhan melamar pekerjaan, dirinya berharap ada pihak sekolah memberikan kebijakan untuk mengeluarkan ijasahnya.

” saya sedang melamar pekerjaan tapi syarat dari perusahaan tersebut harus ada ijasah asli pak ” ungkap PH.

“Mau saya, sekolah bisa ngasih kebijakan biar ijasah saya bisa di ambil,  masa mau ngambil hak saya aja susah pak ” jelasnya.

Hal ini pun mendapat respon dan tanggapan kuat dari lembaga perlindungan anak (LPA) sukadiri.



Asnawi/Gawil ketua Lembaga perlindungan anak (LPA) sukadiri mencoba untuk membangun komunikasi terhadap kepsek SMA MKGR desa sarakan.

” saya dengan harapan besar berupaya untuk coba membangun komunikasi kepada pihak sekolah ” kata asnawi (gawil) ketua LPA sukadiri.

Dirinya pun berkeinginan dapat berkerjasama kepada sekolah – sekolah yang ada dimanapun,   ” saya ingin pranserta LPA dapat diterima dengan baik, dan secara optima dapat menjalankan tupoksi, juga dapat berperan langsung dilingkungan sekolah khusus nya dalam melindungi hak – hak pemenuhan terhadap siswa/i (anak sekolah) ” tambah asnawi/Gawil .

Pihak sekolah menyambut baik kedatangan tim LPA dan rekan, karna sekolah awalnya tidak tahu tentang kemampuan keluarga siswi tersebut, yoyo kepsek menjelaskan ” kalau dari awal, sebelum semester keluarga PH, bicara tidak mampu saya pun memberikan kebijakan ” jelas kepsek.

Komunikasi baik yang terjalin antara LPA dan kepsek SMA MKGR sarakan, mendapat respon positif, akhirnya PH mendapat kan ijasahnya dengan ketentuan, yoyo pun berpesan kepada PH, ” Kalau memang sudah bekerja nanti harus rajin dan jangan pernah patah semangat, juga fokus dalam meraih karir ” harap yono terhadap PH. (Haeru)

Leave a Reply