TEMPO MEMBERITAKAN, RIZAL MALLARANGENG MERADANG

Rizal Mallarangeng meradang dengan sampul dan berita  yang memuat dirinya di edisi Tempo teranyar pertengahan Desember 2012.  “Saya akan gugat Tempo ke Dewan Pers untuk meminta maap 1 halaman penuh, dan memuat 2 halaman penuh wawancara  khusus dengan saya “, tandasnya. Sembari menjelaskan bahwa ini adalah langkah pribadi diirinya dan tidak perlu dikaitkan dengan saudaranya yang lain.Tempo pada edisi pertengahan Desember memuat Cover Trio Mallarangeng yaitu Andi Mallarangeng, Rizal Mallarangeng dan Choel Mallarangeng. Penerbitan  majalah terkemuka ini memuat edisi khusus terkait kasus yang melibatkan Andi Mallarangeng dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga dan Choel  Mallarangeng sebagai pribadi terkait mega proyek korupsi Hambalang.

Karena cover dan pemberitaan Tempo yang melibatkan dua saudara kandungnya juga membawa-bawa dirinya, Rizal merasa dipojokan dalam masalah ini. Padahal dia mengatakan “tidak ada hubungannya dan tidak ada kaitannya” dengan kasus korupsi paling menghebohkan ini, karena untuk pertama kalinya seorang Menteri aktif dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).



Rizal juga menyampaikan rencananya, bahwa bilamana gugatannya ke Dewan Pers kandas, maka langkah hukum akan dilakukannya.

Sementara itu Redaktur Eksekutif majalah Tempo Arif Zulkifli menyatakan apresiasinya kepada Rizal Mallarangeng yang melaporkan masalah ini ke Dewan Pers. “Tempo siap meminta maap kalau Dewan Pers yang memerintahkan”, tegasnya. Ditambahkannya,  dalam berbagai pemberitaan yang melibatkan majalahnya, Tempo selama ini selalu taat dengan apapun yang diputuskan Dewan Pers. Pemberitaan kali ini jelas-jelas sudah mengikuti kaidah yang benar dan tidak ada tendensi membuat opini. Semua pemberitaan dengan nara sumber jelas dan memiliki kaitan langsung dengan kasus Hambalang.

Rizal Mallarangeng secara resmi telah datang dan melaporkan pemberitaan yang dimuat majalah Tempo ke Dewan Pers. Langkahnya ini mendapatkan perhatian berbagai kalangan, karena kasus yang melibatkan kakak kandungnya begitu banyak menyimpan misteri yang belum terungkap, setelah ditahannya beberapa pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga serta mitra kerjasamanya.

Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Leave a Reply