Pinjaman Kades ke BJB Dipotong Gaji, Tak Kaitan Dana Desa



Kades Jatake Adi Sumaedi

TANGERANG | BantenLink — Terkait pemberitaan yang menyebutkan adanya 184 desa di Kabupaten Tangerang terlilit utang di bank, membuat para kepala desa harus angkat bicara.Salah satunya adalah Kades Jatake, Kecamatan Pagedangan. Menurutnya, pinjaman yang dilakukan tidak ada kaitannya dengan pengucuran dana desa.

“Pinjaman yang diambil pembayarannya dicicil Rp 1 Juta dari uang gaji kami sekitar Rp 2 Juta per bulannya. Itu sudah berlangsung lama, bahkan saya sendiri pinjamannya sudah hampir habis dan mau mengambil lagi,” ungkap Adi Sumaedi, Selasa (24/10), pada bantenlink.com

Dijelaskannya, cara pengambilan pinjaman pada BJB lumrah terjadi, terlebih dengan minimnya gaji dari Pemda setempat, yakni Rp 2,7 sebulan. Sama dengan PNS yang menaruh SK. Baginya yang penting pinjaman dapat dilunasi dan tidak merugikan negara.

“Peminjaman uang ke Bank sebagai bentuk banyaknya kebutuhan kepala desa, sedangkan gaji yang didapat tidak besar. Mungkin bukan hanya terjadi di Kabupaten Tangerang, tapi juga mungkin dilakukan Kades di daerah lain,” imbuh Adi Sumaedi.

Lebih jauh disebutnya, Kabupaten Tangerang sendiri yang berjuluk Kota Seribu Industri memberikan gaji yang relatif kecil. Dicontohkan Kades Jatake yang wilayahnya berdekatan dengan Kabupaten Bogor, gaji para Kades di wilayah tertinggal itu masih lebih besar. (Edy)

Leave a Reply