Fraksi HANURA Tinjau Turap dan Bantu Korban Longsor



Drs H Moch Saleh Asnawi MA MH dan rombongan meninjau lokasi turap longsor di Kampung Baru Asih, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu

TANGSEL | BantenLink — Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan sekaligus Ketua Fraksi Partai HANURA, Drs H Moch Saleh Asnawi MA MH, menemui korban turap tebing longsor yang terjadi di gang Mesjid Rt 08/03 Kampung Baru Asih, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Minggu (22/10).

Kedatangan Ketua DPC Partai HANURA bersama rombongan ke lokasi tempat kejadian itu, dalam rangka meninjau langsung satu rumah yang rusak berat milik warga setempat bernama Entong dan mengunjungi seorang korban luka ringan bernama Reni.

“Peninjauan langsung ini sebagai bentuk kepedulian kami dari Fraksi Partai Hanura, Kota Tangerang Selatan. Untuk tali kasih, kami juga memberikan bantuan sejumlah uang pada korban longsor yang terjadi pada waktu hujan deras yang lama hari Kamis (19 Oktober 2017) kemarin,” ungkap HM Saleh Asnawi pada bantenlink.com pada sore hari ini.

Pantauan bantenlink.com, kedatangan Ketua Fraksi HANURA ke rumah korban longsor, pasangan Entong dan Reni, disambut sukacita warga Gang Mesjid RT 08 RW 03 Kampung Baru Asih, Kelurahan Muncul Kecamatan Setu, yang merupakan Daerah Pilihan (Dapil) Drs H Moch Saleh Asnawi MA MH

Lebih jauh dikatakannya, setelah meninjau lokasi tebing yang longsor, HM Saleh Asnawi langsung menelepon Kepala Dinas Bina Marga Kota Tangerang Selatan agar dapat segera memperbaiki turap yang longsor agar tidak menelan korban karena longsoran merembet lebih parah lagi.

“Bu Retno menanggapi serius laporan kami, dan bersama timnya besok pagi (Senin, 23 Oktober 2017) akan meninjau ke lokasi. Rencananya, kondisi bangunan akan dikaji dan secepatnya dibangun lagi dengan lebih baik,” imbuh Saleh Asnawi.

Info di lapangan dari RT 08 RW 03 setempat bernama Omen, turap dengan tebal bagian bawah sekitar 1 meter dan bagian atas 0,5 meter sepanjang 15 meter dengan tinggi 7 meter, yang dibangun Pemerintah Kota Tangerang Selatan pada sekitar akhir 2015, kondisi sebagian bangunannya rusak parah karena tanpa pembesian pondasi yang baik dan tanpa dibuat tiang penguat.

“Dinas Bina Marga Kota Tangerang Selatan perlu mengkaji ulang spesifikasi, baik pondasi konstruksi dan bahan bangunan serta mem-blacklist pemborongnya, agar longsor yang sudah dua kali terjadi itu tidak terulang kembali dan memakan korban,” tegas HM Saleh Asnawi. (Titing/Edy)

Pemberian bantuan pada korban tiarap longsor

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply