Jumhur: Konferdalub KSPSI Banten Harus Bisa Memilih Pemimpin Baru

Konferdalub KSPSI Banten


TANGERANG | BantenLink — Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Jumhur Hidayat, mengatakan berterima kasih kepada rekan-rekan Asosiasi Penguasa Indonesia (Apindo) yang menghadiri Konferensi Daerah Luar Biasa (Konferdalub) KSPSI. Dimintanya, segenap peserta harus bisa memilih pemimpin baru. Pasalnya, untuk bisa bergerak KSPSI tidak boleh bertahan dengan kepengurusan lama. Konferdalub Dimaksudkan untuk terpilihnya satu kepemimpinan yang baik ke depan.

Demikian dikatakannya di Hotel Soll Marina Hotel, Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (18/9). Kehadiran tersebut dihadiri beberapa SKPSI dan Asosiasi Pengusaha se-Provinsi Banten. Pada acara yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan diwarnai teriak yel- yel “hidup buruh” itu, juga dihadiri dalam acara tersebut pihak Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) yang diwakili Kepala Bidang Pengawasan, Kapolres Kota Tangerang, serta yang mewakili Dandim Tangerang 0506 yakni Danramil, serta para pengurus KSPSI dari 8 kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

“Saya berharap pimpinan KSPSI yang baru, nantinya agar bisa membuat agenda perubahan. Sehingga nantinya buruh tidak lagi dikategorikan atau indentik dengan budaya otot. Untuk itu, harus dibangun komunikasi atau diskusi, meskipun adanya ketegangan adalah sebagai hal yang biasa dalam demokrasi,” ujar Jumhur Hidayat.



Pada bagian lain, dia yang membuka acara tersebut juga menyoroti adanya tenaga asing yang begitu mudahnya masuk tanpa seleksi. Menurutnya, koreksi ini ditujukan kepada pemerintah dan Apindo yang telah mendatangkan tenaga dari luar. Hal ini dianggapnya berbahaya karena tidak sesuai dengan kriteria KSPSI.

Atasi Pengangguran

Sedangkan yang mewakili Wakil Gubernur Banten dan atas nama Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Kepala Bidang Pengawasan, Ubaidillah, mengatakan pemerintah lebih menitikberatkan pada masalah tenaga kerja, dimana meski Banten memiliki potensi alam yang luar biasa, tetapi memiliki angka pengangguran tinggi yaitu 7 persen atau sekitar 460 juta orang masih menganggur. Diharapkannya, dengan banyaknya perusahaan seharusnya dapat mengurangi pengangguran.

“Kompetensi menjadi sangat vital bagi ketenagakerjaan kita. Adanya peranan industrial semakin menunjukan harapan yang baik. Peranan Appindo sangat diharapkan menjadi lebih baik kedepannya. Sebagaimana diatur dalam Undang Undang Ketenagakerjaan, dimana hal itu dapat dicapai dengan keterbukaan dan tanggung jawab semua pihak,” ujar Ubaidillah.

Sementara itu, Dedy Sudrajat SH MM MH selaku Ketua Panitia Konfedarlub dalam sambutannya mengatakan, bahwa kehadiran para pengurus KSPSI se-Provinsi Banten tak lain karena banyak liku-liku yang dihadapi organisasi buruh tersebut.

“Banyak tantangan yang kita hadapi, Konfercab ini adalah demi kebaikan KSPSI Provinsi Banten. Bagaimanapun, kita harus bisa dapat menegakan AD-ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) dengan baik. Tapi kan, segala sesuatu ada aturannya, tindakan yang diambil harus sesuai dengan regulasi. Jadi, kita harus kembali pada rel-nya. Biar bagaimanpun sebuah organisasi harus dapat dimusyawarahkan, karena merupakan milik kita bersama,” papar Dedy Sudrajat menandaskan. (Fatah/Edy)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply