Mau Selundupkan Narkotika Digagalkan Bea Cukai Bandara Soetta



TANGERANG | BantenLink — Bea Cukai Sorkarno Hatta berhasil telah menggagalkan 5 (lima) upaya penyelundupan narkotika yang dikirim dan dibawa masuk melalui bandar udara International Soekarno-Hatta, dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional ( BNN) dan Kepolisian Resor ( Polres) Bandara Sorkarno-Hatta ini. Barang bukti sebanyak total 2.214 ( dua ribu dua ratus empat belas) gram methamphetamine atau sahbu 105 gram FUB-AMB, 896 gram Hasish, dan 461 ketamine berhasil diamankan.

TELAN KAPSUL BERISI SHABU, DUA WNA DIAMANKAN PETUGAS.

Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang,  mengatakan dalam konferensi pers, kasus pertama yang terungkap bermula dari kecurigaan petugas Bea Cukai  atas kedatangan seorang penumpang warga negara Republik Mozambik, ex pesawat  Emirates EK -358 asal Dubai pada hari Minggu ( 17/9) malam, berinisial AWM dengan dilakukan pemeriksaan, dimana hasil intograsi petugas, diperoleh pengakuan, bahwa yang bersangkutan membawa 80 ( delapan puluh) butir kapsul Shabu didalam perutnya dengan berat 1.092 gram.

Dimana saat kapusl tersebut dikeluarkan oleh AWM dihotel dimana ia menginap, atas koordinasi intruksi pengendali dikawasan Jakarta Pusat.

Kasus kedua melibatkan seorang penumpang

Warga negara Nigeria, yang menggunakan Pesawat Emirates EK-358 rute Dubai- Jakarta, pada hari Rabu (03/10) malam, berinisial NCC, setelah diperiksa dan diintograsi oleh petugas, yang bersangkutan mengaku ia telah menelan shabu yang dibungkus plastik sebanyak 22 butir.

Berselang dua hari, petugas memeritahkan NCC untuk mengeluarkan shabu yang ada dalam perutnya, sebanyak 45 butir kapsul, dimana saat diperiksa NCC sempat mengadakan perlawanan terhadap petugas, akhirnya ia dibawa kerumah sakit Polri, dimana ia mengeluarkan dari perutnya sebanyak 90 kapsul dengan berat 1.022 gram, yang sebenanya ada 97 kapsul dalam perutnya, dimana tersangka tidak koperatif, menyisakan yang 7 kapusl dan pecah dalam perutnya, berakibat meninggalnya tersangka.

PENGGAGALAN PENYELUNDUPAN 105 gram FUB-AMD. DALAM PAKET ASAL TIONGKOK.

Petugas Bea Cukai menemukan sebuah paket berisi bubuk putih yang dikemas dalam almuniom toil, yang diberitakan sebagai organic pigment asal tiongkok, setelah diselidiki ternyata synthetic cannabinoid jenis FUB-AMB, narkotika golongan 1.dengan berat 51 gram. 

Tersangka sebanyak 5 orang adalah MH, YP, MI, MDM dan ZR, sebagai pengendali, yang menerima paket tersebut , dimana akan digunakan sebagai tembakau gorila diwilayah Jakarta Selatan.

MANTAN TENTARA RUSIA, BAWA HASHIS, DIAMANKAN PETUGAS.

Seorang penumpang WN Rusia beinisial B, menggunakan pesawat Batik Air ID 7 164 dari Kuala lumpur, membawa botol plastik produk suplement, dimana itu mengandung cannnabinoid-hashih seberat 896 gram, yang didapatnya dari Nepal, yang akan digunakan sebagai obat penyembuhan dari sakit yang dideritanya.

PENGAGALAN UPAYA PENYELUNDUPAN KETAMINE DALAM SEPETU WN TIONGKOK.

Petugas Bea Cukai, Senin 09/10, melakukakan analisis citra x ray oada sebuah tas seorang penumpang WN Tiongkok, berinisial SH, menggunakan pesawat Air Asia AK 368, dimana deteksi menunjukan dalam tas yang berisi serbuk kristasl putih positif mrngandung ketamine, seberat 461 gram, yang selanjutnya diserahkan ke Polres Bandara.

“Lima kasus penyelundupan Narkoba ini, menambah panjang daftar penindakan narkotika, dimana sepanjang bulan Januari hingga awal Oktober 2017, Bea Cukai Soekarno Hatta telah menindak 84 kasus dengan barang bukti NPP diamankan aparat seberat ÷ 410 kilogram,” ucap Erwin Situmorang, kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta. (Fatah)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply