Sport Centre Persita Telan 200 M, Murah Dibanding Stadion Lain

A Zaki Iskandar Tinjau progres Sport Centre Persita

Sport Centre Persita

TANGERANG | BantenLink — Sport Centre Persita yang dibangun secara bertahap oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang diklaim beranggaran paling murah dibandingkan stadion lainnya seperti stadion Jakabaring Palembang, Lautan Api Bandung dan Chandrabaga Bekasi.

LAPORAN EDY TANJUNG
Redaktur bantenlink.com

Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Tangerang, Taufik Emil, seusai mendampingi Bupati A Zaki Iskandar dan rombongan yang melakukan peninjauan, Jumat (13/10), menyebutkan, hingga nantinya pengerjaan selesai 100 persen ditaksir cuma menelan sekitar Rp 200 Miliar, untuk ukuran kapasitas 20 ribu penonton duduk atau 30 ribu penonton berdiri.



“Progress pembangunan terus berjalan dan diperkirakan akan rampung tahun 2018. Hingga kini bangunannya sudah mencapai 77,7 persen. Sekarang kita lagi mengerjakan lintasan atletik yang mengelilingi lapangan, dilanjutkan lagi penutupan atap tribun VIP, jalan beton dan saluran air di sisi stadion,” ungkapnya pada bantenlink.com.

Kadis Cipta Karya, Taufik Emil

Ditambahkannya, stadion yang rencananya akan digunakan perdana untuk perhelatan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Banten tahun 2018 itu, juga segera menyelesaikan score board. Selanjutnya, stadion berlokasi di kelurahan Bojongnangka, kecamatan Kelapadua dilakukan finishing sarana sekaligus perkantoran olahraga itu.

Pada peninjauan Bupati yang juga dihadiri Camat Kelapadua Dadan Gandana dan Lurah Bojongnangka Angga, untuk mencari informasi tentang soal pertanahan di wilayah setempat. Untuk itu, terang Emil, kegiatan peninjauan juga dihadiri pihak BPN (Badan Pertanahan Nasional), Ubeidillah.

Ditanyakan mengenai masalah jalan akses masuk dari jalan raya Legok menuju stadion yang hanya satu, disebutnya akan dibuat jalan alternatif lainnya, dengan cara pembebasan lahan warga. “Tadi dibicarakan rencana untuk membeli lahan warga yang selama ini dijadikan sarang burung walet,” tandasnya. (Edy)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply