Selain Ikon MTQ, Pagedangan Juga Pertama Laksanakan STQ

Jpeg


Jpeg


TANGERANG | BantenLink — Kecamatan Pagedangan selama ini dikenal sebagai ikon MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) tingkat Kabupaten Tangerang, karena kemampuan mengaji dan keahlian seni kaligrafi warganya. Sekarang wilayah terletak di BSD City ini menonjol lagi lantaran menjadi yang pertama dalam melaksanakan STQ.

LAPORAN EDY TANJUNG
Redaktur bantenlink.com

Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tahun 2017 ini dijadikan sebagai kegiatan daerah yang akan diadakan medio November di Tigaraksa. Menurut Ketua Tim Monitoring, STQ dirancang lebih simpel dari Musabaqah MTQ, yang merupakan perlombaan terkait kitab suci umat Islam.

“Memang STQ lebih sedikit cabang perlombaannya dibandingkan MTQ, dan dilaksanakan tanpa pawai taaruf dan bermukim kecuali hanya sekedar karnaval,” ucap ketua tim STQ Kabupaten Tangerang, Kamis (12/10).

Hal ini dikemukakannya saat membuka STQ yang dilangsungkan di halaman Kecamatan Pagedangan. Pada acara sederhana tersebut disampaikannya kekaguman pada aparatur pemerintah dan masyarakat setempat.



“Soalnya daerah yang lain masih dalam rapat pelaksanaan STQ, namun wilayah Pagedangan sebagai yang pertama sudah melaksanakannya,” imbuhnya.

Lebih jauh Tim Monitoring STQ Kabupaten Tangerang didampingi Ketua LPTQ Kecamatan Pandangan Madsuro, menyatakan MTQ hanya diadakan sekali setahun sehingga mengadakan STQ menjadi solusinya.

“Karena kecepatan Kecamatan melakukannya, kami memohon maaf atas terlambatnya pencairan anggaran. Kekaguman luar biasa pada pemerintah kecamatan dan masyarakat, meskipun belum mendapat dana anggaran sudah bisa melaksanakan acaranya,” paparnya lagi.

Dijelaskannya, bidang yang diperlombakan lebih sedikit diantaranya tahfis dan membaca murotal Alquran. Diketahui selama ini Kecamatan Pagedangan menjadi gudang peserta dan sebagai ikon MTQ Kabupaten Tangerang.

Madsuro selaku Ketua LPTQ Pagedangan mengungkapkan, yang membanggakan Kecamatan Pagedangan yakni seni kaligrafi dari Desa Lengkongkulon. “Sedangkan kemampuan mengaji Alquran dimiliki qori-qoriah dari desa Cijantra,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Pagedangan A Kasori mengungkapkan, STQ sebagai tempat meningkatkan pemahaman dan pengamalan Alquran dan ladang amal dunia akhirat.

Menurutnya, di wilayahnya ada 42 peserta dari 10 desa 1 Kelurahan yang ada dan ikut berlomba STQ. Kedekatannya dengan tim LPTQ dan mengetahui kemampuan tim MTQ Pagedangan sejak selalu berdampak di tempat mukim kafilah.

“Sebagai Camat saya mengucapkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas terlaksananya dengan sukses pembukaan STQ tingkat Kecamatan Pagedangan. Terlebih atas senantiasa terjaga kordinasi dengan sesama aparatur pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan sesuai motto Tangerang Gemilang dengan one spirit one team one goal,” bebernya dalam kata sambutan.

Disampaikannya, kafilah Pagedangan siap berlomba meskipun dana anggaran belum turun. Untuk sukses, disebutkannya yang penting ada niat dan kemauan, sedangkan soal kemampuan dianggapnya nomor sekian.

“Saking semangatnya, setelah mengadakan roadshow saya akan langsung melanjutkan dengan roadshow dari desa ke desa. Ya, mau gak mau harus menginap di rumah dinas kecamatan Pagedangan,” ungkap birokrat dari Balaraja itu sambil bercanda. (Edy)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply