Halo Pemkot, Luapan Kali Sabi Dibiarkan Bikin Macet Jalan Gatot Subroto



Kemacetan di jalan Gatot Subroto Kota Tangerang

KOTATANGERANG | BantenLink — Hiruk pikuk kendaraan bermotor, pengendara mobil dan motor memutarbalikkan arah, baik itu kendaraan roda empat tampak sekedar menghindari genangan air mencapai sekitar 70 cm di depan Tip Top Swalawan, Jatiuwung Kota Tangerang. Akibatnya, jalanan macet tak dapat dihindarkan. Terutama ketika kendaraan bersamaan memutar balik untuk yakni untuk menaiki jalan layang Gatot Subroto dan menumpuk di sekitar itu. Kemacetan panjang terjadi hingga mencapai 2 km, persis depan perempatan lampu merah Cimone.

LAPORAN FATAH HIDAYAT
WARTAWAN bantenlink.com

Banyak pengendara yang tidak menyangka akan terjadi seperti ini, dimana ia rasakan tidak seperti biasanya, Dedy, warga, Taman Cibodas, Kota Tangerang, yang biasa melalui jalan raya ini, setiap pagi ketika akan berangkat kerja, merasa kesal akan kesemrawutan kendaraan yang macetnya diluar dugaannya.

“Ini gak seperti biasanya, macet seperti ini, karena saya setiap hari jalan disini, gak seperti ini,”ucap Dedy, kepada Banten Link, Rabu (4/10).

Dikatakannya, bahwa macetnya jalan ini akibat meluapnya kali Sabi, hingga menggenangi jalan mencapai 70 cm, persisnya depan Tip Top Swalayan (kolong jembatan layang Subroto). Harusnya Pemkot Tangerang, harus peka terhadap banjir yang melanda wilayah ini bertahun tahun, sehingga mengganggu akses jalan yang sering dilalui oleh masyarakat.

“Padahal kalau diamati, kali Sabi itu sering dinormalisasi, tapi kok masih banjir aja yah, entah kenapa,” imbuhnya lagi.

Pemerintah Kota Tangerang, dalam hal ini Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air, disoroti sebagai instansi yang berkompoten dalam penanganan masalah kali dan sungai, sehingga dinilai kurang maksimal dalam penanganan normaliasi kali atau sungai yang ada di Kota Tangerang, sehingga tidak menimbulkan kemacetan jalan akibat meluapnya air kali.

Ketika disambangi Banten Link ke kantor Kepala Dinas SDA PU Kota Tangerang, yang bersangkutan tidak berada ditempat.

“Maaf pak Kabid-nya sedang keluar, nanti lain kali aja datangnya,” ujar seorang pegawai. ( Fatah)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply