200 Guru Madrasah Ikut Program JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan Cikupa

Sosialisasi Program JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan di MIN Cicayur


TANGERANG | BantenLink — Sebanyak 200 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Diniyah (MD) dari Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang, Selasa (3/10), mengikuti sosialisasi Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cikupa.

Kegiatan diikuti para guru yang mengikuti kepesertaan dari Kelompok kerja Madrasah (KKM) Kecamatan Curug, Panongan, Kelapadua, Legok Pagedangan dan Cisauk, selain berisi pemberian kartu BPJS Ketenagakerjaan pada yang peserta yang telah memulai kepesertaan sejak bulan Juli 2017 juga mendaftar sebagai peserta baru.

Kepala Bagian BPJS Ketenagakerjaan Cikupa, Muhamad Romdoni, sekitar 6000 guru negeri dan swasta, menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Madrasah-madrasah dibawa Kemenag menginduk pada Dinas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.



Sosialisasi yang disampaikan dan pelayanan dilakukan 3 orang penyuluh lapangan dari BPJS Ketenagakerjaan Cikupa. Dilaksanakan di MIN Cicayur, Kecamatan Pagedangan, sebagai tindak lanjut pengikutsertakan para pendidik

“Dari sekitar 6000 guru yang bekerja di sekolah negeri dan swasta, wajib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Para guru membayarkan Premi sebesar Rp 17 ribu per bulan yang dibayarkan dari tunjangan daerah,” ungkap Romdoni.

Hergi selaku salah satu penyuluh menyebutkan, peserta BPJS Ketenagakerjaan mengikuti program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang otomatis mendapatkan perlindungan.

“Untuk JKM ditanggung biaya pengobatan rumah sakit hingga pembiayaan cacat total akibat mengalami kecelakaan, sedang Untuk JKM dibayarkan santunan dan beasiswa ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Hergi.

Kegiatan yang berlangsung di aula Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Cicayur Kecamatan Pagedangan itu selain tekun mengikuti sosialisasi yang disampaikan tim BPJS Ketenagakerjaan Hergi, Yuda dan Sidik.

Sementara itu, Didi selaku perwakilan sekaligus pelaksana Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, menerangkan dengan diikutsertakan pegawai honorer penerima Tunjangan Daerah sebagai wujud nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperhatikan kesejahteraan guru honor.

“Kantor Kemenangan sendiri melayani dan memfasilitasi data-data dan menginduk pada program yang diadakan, Dinas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dimana preminya diambilkan dari dari tunjangan daerah,” tandasnya. (Edy)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply