Diduga Masalah, BPK/Inspektorat Diminta Bongkar Betonisasi Jalan

Betonisasi jalan

TANGERANG | BantenLink — BPK dan Inspektorat diminta meninjau, memeriksa dan jika diperlukan melakukan pembongkaran proyek betonisasi di RT 06/03, Kampung Tanjungburung, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Perealisasian pembangunannya disebut-sebut meragukan dan tak sesuai spek.

Kegiatan peningkatan jalan yang dilaksanakan pada Rabu 20 September 2017 lalu, disinyalir pula kurang berkualitas. Tidak dipasangnya papan kegiatan sebagai bentuk keterbukaan informasi publik juga mengundang pertanyaan.

LAPORAN HAERU SAROUM
Wartawan BantenLink.com

Seorang warga bernama Herman menyebutkan, sesuai UU No 14 Tahun 2008, seharusnya sebelum pelaksanaan betonisasi plang lebih dulu dipasang, agar diketahui dan bisa diawasi masyarakat.



Proyek ini, katanya, malah seperti siluman dan kuat sangkaan ada penyelewengannya jika tidak dicantumkan sumber anggaran tak jelas apakah dari APBDesa, APBN atau sumber lainnya.

Beni warga lainnya membeberkan, pelaksana atau kontraktornya merupakan perangkat desa berinisial Nn. Diinformasikannya betonisasi sepanjang 184 m, lebar 4 m, dan tebal 20 cm. Namun investigasi di lapangan kenyataannya perlu dicek ulang.

Pengiriman semen cor pertama 12 mobil, volume 6 m3, mutu K 300. Pengiriman cor kedua 10 mobil, volume 6,5 m3, mutu K 300. Lebarnya bervariasi, yakni 3,40 m, 3,20 m dan 3,70 m. Dalam pelaksanaan tidak ada agregat , oprit tidak dibongkar alias langsung dicor. Ketebalannya hanya 16 cm hingga 18 cm. (Haeru/Edy)

Betonisasi jalan

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply