DPMD Hulu Sungai Utara Studi Banding di Desa Pagedangan




TANGERANG | BantenLink — Desa Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang menjadi tujuan studi banding oleh Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (20/9).

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Hulu Sungai Utara, Dwi Hadi Saputra kepada Banten Link, mengatakan bahwa pemerintah daerahnya masih harus belajar tentang Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) kepada Desa Pagedangan ini.

“Kami menilai Desa Pagedangan ini sudah sangat maju dalam hal apa saja, terutama pengelolaan Bumdes,” katanya.

Hadi juga mengatakan, bahwa daerahnya tentunya akan mengadopsi apa yang sudah dilakukan di desa ini dari segi Bumdes. “Utamanya akan kita pakai di wilayah kami yang dominan adalah kawasan rawa dan pertanian. Tapi perdagangan dan kuliner juga sangat terkenal di wilayah kam, seperti Kuliner Bebek Alafiu yang sudah terkenal di mana-mana. Kami sangat mengapresiasi keramahan dari masyarakat Desa Pegedangan yang menerima kami dengan pelayanan yang maksimal,” tandasnya

Bukan itu saja, Bumdes di Kabupaten Hulu Sungai Utara akan di optimalkan untuk pengembangan ekonomi kreatif di bidang UKM dan koperasi. Sebagai salah satu contoh adalah pengembangan kerajinan eceng gondok yang bisa dibuat kerajinan seperti kursi dan lain sebagainya. Bahkan pembuatan lemari piring khas Kabupaten Sungai Hulu Utara yang sudah terkenal bahkan sampai ekspor ke mancanegara akan terus di kembangkan. Dan untuk transportasi kita lebih banyak menggunakan speedboot karena wilayah kami merupakan wilayah pengairan, paparnya lagi.

Program inovasi desa saat ini sedang berjalan untuk mendukung industri rumahan dan ekonomi kreatif. Seperti pembuatan souvenir dan yang lainnya. “Untuk segenap Pemerintah Kabupaten Tangerang kami mengucapkan terima kasih atas di sambutnya dengan baik kami di desa pagedangan,” tambah Hadi.

Sementara itu, Sekretaris Desa Pegedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, M Yusuf mengatakan, bahwa Desa Pagedangan secara strategis dianggap oleh wilayah lain se-Indonesia sudah berhasil dalam peran pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Dan untuk hal ini Kabupaten Hulu Sungai Utara bukan yang pertama. Sebelumnya sudah banyak wilayah lain yang studi banding ke Desa Pagedangan ini.

“Untuk keberhasilan Desa Pagedangan sebagai desa terbaik se-Provinsi Banten, tentunya juga dilihat oleh wilayah lain untuk bisa diadopsi di wilayahnya. Sebelumnya ada dari Kabupaten Tabanan, Bali dan wilayah Kalimantan Timur. Dan untuk badan usaha milik desa (Bumdes) memang Desa Piagedangan lebih dahulu berjalan dibanding desa lain, sehingga banyak apresiasi positif atas keberhasilan Bumdes di Desa Pagedangan,” pungkasnya. (Fatah)

Leave a Reply