AMERIKA SERIKAT DIAMBANG PERPECAHAN?



Negara kampiun demokrasi Amerika Serikat yang telah berumur 200 tahun berada diambang perpecahan. BBC melansir hampir 100 ribu orang dari 20 negara bagian telah mencantumkan namanya pada Petisi untuk memisahkan diri dari pemerintah pusat Washington.  Mereka menegaskan tekadnya agar 20 negara bagian yang menjadi tempat tinggalnya bisa lepas dari Washington sebagai buntut kekalahan Calon Partai Republik Mitt Romney.

Warganegara bagian yang mempelopori Petisi tersebut adalah Texas sebanyak 25 ribu orang. Konstitusi AS memang  melegalkan petisi tersebut sesuai amandemen pertama dengan persyaratan minimal yang disampaikan sejumlah warga Texas tersebut. Angka 100 ribu tentunya empat kali persyaratan yang dituntut untuk segera ditanggapi oleh Elit Gedung Putih.

Banyak pengamat memperkirakan, petisi tersebut bisa mengelinding tak terkendali yang dapat mempengarahi stabilitas politik negeri adi daya tersebut.  Karena bukti konkrit menunjukan begitu banyak rakyat Amerika yang konon katanya “Paling dewasa dalam berpolitik” jelas-jelas tidak menerima secara sportif kekalahan calon yang diusungnya. Inilah fenomena terbaru selama ratusan tahun AS menjalankan demokrasi, diamana  ada sebagain  warganya yang mulai tidak mempercayai sistim yang banyak ditiru diberbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

Kalau perang saudara kembali terulang kembali di AS seperti 150 tahun yang lalu? Apa jadinya dampak konflik ini terhadap kondisi global sekarang? Bisa dipastkan sangat mengerikan!

Para pemimpin  di Indonesia seharusnya lebih berhati-hati dengan kondisi yang terjadi di AS saat ini, kalau tidak ingin NKRI menjadi fosil. Berbagai kerusakan yang mereka lakukan seyogyanya harus segera dihentikan kalau memang masih sayang dan cinta terhadap bangsa dan Negara untuk tetap eksis dalam kancah dunia. Ingatlah wariskan anak cucu kita negeri yang aman, damai dan sejahtera, bukan warisan kerusakan yang mereka ciptakan seperti sekarang ini. Negara terkorup, penuh konflik, pemimpin yang tidak punya rasa malu, dan berbagai kerusakan lainya yang  mereka ciptakan.

Rate this article!
Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Leave a Reply