Polsek Teluknaga Bekuk Perampas Motor dan Handphone Berclurit

Perampas Motor Vino dan Handphone Asus

TANGERANG | BantenLink — Kepolisian Sektor (Polsek) Teluknaga Resor Metro Tangerang Kota, kembali berhasil membekuk komplotan pelaku kejahatan disertai dengan kekerasan.

M Yogi (20) dan kekasihnya Suheni, pada 31 Juli lalu melapor pada Polsek Teluknaga. Berdasarkan laporan bernomor LPB/300/VII/PMJ/Restro Tng Kota/Sek Tl Naga, Unit Reskrim langsung membentuk tim untuk melakukan pengejaran terhadap para tersangka perampasan sepeda motor Yamaha Vino dan handphone Asus milik korban.

Pada saat melapor di depan polisi korban mengaku bahwa, ia (M.Yogi) bersama pacarnya Suheni pada bulan Juli tepatnya hari Senin, 31 Juli 2017 kurang lebih pukul 20.00 Wib-23.00 Wib berpacaran sambil duduk di atas sepeda motor Yamaha Pino miliknya di pinggir Jalan Raya Perancis Kelurahan Dadap Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang.

Sesaat kemudian tiba-tiba 3 orang berboncengan dengan mengendarai Sepeda Motor Honda Vario menghampirinya dan salah satu dari mereka yang belakangan diketahui berinisial WH sambil menodongkan Clurit dan mengancam “Jangan Teriak, serahin barang, jangan macam-macam”, sementara kawannya ALP mengacungkan pisau kearahnya, lalu teman satunya lagi yang belakangan diketahui berinisial AJ menunggu di atas motor.

Karena takut dengan ancaman para bandit yang megaku baru tiga kali melancarkan aksinya, maka korban rela menyerahkan barang-barang miliknya, yaitu berupa HP merek Assus dan sepeda motor merek Yamaha Vino miliknya pindah ke tangan para penjahat, dengan kejadian tersebut korban mengalami kerugian di perkirakan sebesar Rp. 8 jt.



Dengan adanya laporan tersebut aparat melakukan penyelidikan, Alhasil setelah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku WH sering nongkrong di Kampung Pemukiman Salembaran maka tanggal 13 September 2017 Buser Polsek Teluknaga yang dipimpin Ipda Suprapto segera bergerak dan berhasil membekuk tersangka WH, kemudian berikutnya tersangka ALP di Kampung Dadap Kosambi Tangerang.

Pada saat di interograsi kedua pelaku mengaku bahwa barang hasil rampasannya telah dijual kepada orang tak dikenal di pinggir jalan seharga Rp. 1,5 jt dan menurut pengakuannya hasilnya telah dibagi bertiga WH,ALP dan AJ, untuk membeli Sepatu, sementara AJ belum tertangkap, masih dalam pengejaran petugas.

Seusai diinterograsi pelaku WH diminta untuk menunjukan tempat persembunyian kawannya yang berinisial AJ, dan oleh WH aparat diajak ke daerah Jakarta Barat, karena menurutnya AJ tinggal di Gang Sempit, di bilangan Kalideres Jakbar, namun rupanya WH mengelabui petugas sehingga sesampainya ditempat WH, bilang kalau AJ tidak tinggal di sana, WH mengaku bohong, dan mengaku kalau AJ sebenarnya tinggal di Perum Purinaga Indah yang berada di wilayah Teluknaga Tangerang.

kemudian WH pun digelandang untuk menunjukan tempat di Wilayah Teluknaga.

Namun ketika sampai di tempat yang dituju tersangka malah berontak dan menendang petugas berusaha melarikan diri, polisi memberikan peringatan dengan melepaskan tembakan tiga kali keudara, namun yang bersankutan tidak menggubris, sehingga dengan terpaksa polisi mengarahkan pistolnya kearah tersangka dan tepat mengenai betis sebelah kanannya, Semua ini disampaikan oleh Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Harley H. Silalahi ketika dikonfirmasi oleh para wartawan saat rilis, Jumat (15/9/17).

” kini anggota kami masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lagi AJ (DPO), sementara kedua pelaku WH dan ALP bersama barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda motor Vario yang digunakan oleh para pelaku dalam melakukan aksinya serta barang bukti lainnya diamankan di Mapolsek Teluknaga Resort Metro Tangerang Kota” pungkas waka polres metro tangerang kota. (Haeru)

Leave a Reply