Kapolres Minta Penulis Selebaran Jumat Pro Khilafah Ceramah di Hadapannya



Kapolresta Tangerang Sabilal Alif (nomor 2 dari kiri) dalam Diskusi Kebangsaan di Tangerang, Senin (14/8)

TANGERANG | BantenLink — Kapolresta Tangerang, Sabilul Alif, menyatakan sikapnya atas masih beredarnya selebaran buletin Jumat dari kelompok Pro Khilafah.

Hal itu mengemuka saat peserta Diskusi Kebangsaan tentang pencegahan terorisme dan radikalisme menanyakannya, Senin (14/8).

Sabilul Alif meminta penanya agar membawa penyebar dan penulis selebaran itu kepadanya. “Minta dia ceramah di hadapan saya. Akan saya bantah dengan nalar yang sehat,” tegasnya.
Dia juga meminta ulama membuat tulisan yang nantinya akan disebarkan saat sholat Jumat.

Kegiatan diskusi tersebut diselenggarakan GP Ansor Kabupaten Tangerang dibawah pimpinan Huda.
Hadir pengamat terorisme dan mantan anggota Jamaah Islamiyah Natsir Abbas serta Ketua NU Kabupaten Tangerang KH Encep Subandi.

Sabilul Alif memaparkan, tentang radikalisme dan terorisme dapat ditinjau dari berbagai aspek. Mulai dari asal kata “radikal”, proses perjalanannya, hingga pola-pola pencegahan dan penanggulangannya, baik secara politik, hukum, dan sosial.

“Kembangkan secara panjang lebar pemahaman dan narasi-narasi kontra terorisme dan radikalisme.
Intinya, peranserta seluruh lapisan masyarakat adalah cara yang paling ideal untuk meng-counter narasi agitasi dan propaganda yang mereka bangun,” terang orang nomor satu di jajaran. Kepolisian Kabupaten Tangerang itu.

Sebelumnya, Nastsir Abbas selaku pengamat terorisme menyampaikan materi tentang sejarah gerakan terorisme dan paham radikal. “Terdapat pola strukturisasi di kelompok teroris,” katanya.

Diskusi ditutup dengan deklarasi setia kepada Pancasila dan NKRI serta menolak paham radikalisme, yakni dengan memperkuat narasi kontra kadikalisme dan terorisme. (ed)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply