2000-an Warga Nahdliyin Bertawasul, Shalawat & Istighotsah di Ponpes MIftahul Khaer



Hadir Pimpinan Ponpes, Alim Ulama, Aparatur Pemerintah dan Militer dan Tokoh Masyarakat

Warga nahdliyin wilayah Curug dan sekitarnya memadati Ponpes Miftahul Khaer

Warga Nahdliyin Tawasul, Shalawat dan Istighotsah di Ponpes Miftahul Khaer,

TANGERANG | BantenLink — Meski lebih dari 1000 warga nahdliyin sangat mengharapkan kedatangan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), namun ulama besar tersebut tidak biasa hadir pada acara halal bihalal yang digagas Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Serbaguna (Banser) di Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khaer, Curug, Tangerang itu.

Menurut Pimpinan Ponpes Miftahul Khaer, Kiai Hafis Gunawan, karena dalam keadaan baru beristirahat di rumahnya di Jakarta, sehubungan baru melakukan kunjungan kerja nonstop ke Bangka Belitung dan Cirebon.

“Menurut asistennya, Kiai Haji Said Aqil Siradj, supirnya bernama Amin sedang menunggu beliau bangun. Infonya, sebelum.istirahat pak kiai minum obat dulu,” ucap Hafis Gunawan pada bantenlink.com, Rabu (9/8), menirukan Amin sekitar jam 20.30 WIB.

Menurut Pimpinan Ponpes Miftahul Khaer, Hafis Gunawan SPd, ketidakhadiran Said Aqil Siradj dikarenakan kurang sehat badan. Infonya, orang nomor 1 di NU itu baru saja beristirahat sehabis makan obat.

Kendati acara halal bihalal tak dihadiri Said Aqil Siradj, para nadliyin tetap bersemangat mengikuti acaranya. Bahkan setelah Ade Idham selaku pemimpin Tawasul dan Shalawat dari Ponpes Miftahul Barokah, Wahyudin Rois selaku Ketua NU Kecamatan Curug.

Diikuti Hafis Gunawan pimpinan Ponpes Miftahul Khaerul, Sekretaris Camat Curug Sirojuddin dan Lurah Cibinong Imas. naik ke atas panggung, jumlah warga nahdliyin yang hadir bertambah banyak memenuhi lapangan Ponpes Miftahul Khaer.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Kecamatan Curug, Muhammad Asdiansyah, mengatakan sedianya kehadiran KH Said Aqil Siradj, sedianya akan membuka pembinaan ke-nahdatlululama-an dan ke-ahlusunnahwaljamah-an selama 3 hari mulai 9-11 Agustus 2017.

“Barusan pak kiai dihubungi belum ada informasi dapat atau tidak hadir. Tapi nanti pada penutupan pada 11 Agustus 2017 kita harapkan bapak Kiai Haji Said Aqil Siradj dapat hadir,” tandas Asdiansyah. (ed)

Tags:

Leave a Reply