Wah, Rumah Warga Dibongkar Tanpa Ganti Rugi untuk Pembangunan Rumah Sakit Pantura

Pembongkaran rumah warga di Pakuhaji

TANGERANG | Bantenlink – Warga pakuhaji mengeluhkan pembongkaran rumah tinggal yang di tempati nya sudah berpuluh – puluh tahun, Dan kini rumah tersebut di bongkar untuk di bangun perluasan rumah sakit umum pantura.

pembongkaran tersebut dilaksanakan sejak Sabtu (4/8/17) kemarin, dalam pembongkaran rumah tinggal, warga merasa berduka.

bangunan UPT pendidikan dan puskesmas pun di bongkar, pembangunan rumah sakit umum daerah Pantura Kabupaten tangerang, ini dibangun di atas tanah bengkok milik beberapa desa di wilayah Kecamatan Pakuhaji yang sebelumnya telah dipindahkan di wilayah kecamatan lain.



Dalam pelaksanaan pembongkaran lahan tersisa ada sebanyak lima rumah milik warga yang masih menunggu kepastian nasib dari Pemerintah Kabupaten tangerang.

Ibro salah satu kepala kuli Kelurahan Pakuhaji, Selasa (8/8/17) di lokasi mengatakan, sejauh ini dirinya juga belum mengetahui terhadap nasib rumah-rumah itu. Apakah akan ada penggantian apabila rumah warga itu dibongkar atau tidak?

“Ya, sampai saat ini belum jelas nasib mereka,” ungkapnya.

Dikatakan, pernah ada pertemuan dengan pihak kecamatan juga pihak dinas terkait, namun belum bisa memutuskan bahkan belum ada kesimpulan adanya ganti rugi dari pihak pemerintah Kabupaten tangerang. 

Bahkan pihak warga korban pembongkaran rumah yang terkena perluasan, pada saat pertemuan tersebut tidak di undang oleh pihak Pemerintah Kabupaten tangerang.

Hal senada juga diungkapkan Ustad Basri, Ketua MUI Kecamatan Pakuhaji, menurutnya pihak Pemerintah Kecamatan Pakhuaji dan Pemerintah Kabupaten Tangerang belum menyimpulkan adanya pergantian untuk rumah warga yang terkena bongkar itu.

“Apabila memang tidak ada pergantian atau kerohiman dari pihak pemerintah daerah, maka saya akan suruh warga untuk melakukan aksi dan berorasi, Kalau perlu biar pada tengkureb warga di bawah mobil alat berat beko,” pungkas nya. (Haeru Saroum)

Leave a Reply